DIMEDIASI Permasalahan Konflik Nelayan Kalsel dan Jateng

- Penulis

Selasa, 15 Februari 2022 - 00:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel dan Jateng memesiasi permasalahan antar nelayan yang pernah terjadi di perairan Kalsel.

“Semoga apa yang dihasilkan dari pertemuan kemarin dapat dilaksanakan di lapangan, masing-masing bisa menahan diri dan mengikuti aturan baik oleh nelayan Kalsel maupun Jateng,” kata Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono, Senin (14/2/2022).

Menurut Rusdi Hartono, pihaknya menginginkan solusi dari permasalahan yang terjadi antara nelayan di dua daerah yang selama ini terjadi. Mediasi dua pemerintah daerah tersebut dilaksanakan 11 Februari lalu di Kantor DKP Jateng.

Diakui Rusdi permasalahan yang terjadi selama ini dikarenakan pemakaian alat cantrang oleh nelayan Jateng di wilayah perairan Kalsel.

“Dari PSDKP-KKP mengatakan bahwa pihaknya memegang prinsip nelayan harus patuh terhadap Undang-Undang yang berlaku. Jaring cantrang menjadi jaring berkantong, di mana 52 kapal dari 300 kapal telah mendapat Surat Laik Operasi (SLO) menangkap ikan di pantura,” ucap Rusdi.

Baca Juga :   KORUPSI PAJAK, Mantan Kades Batalas Dihukum Penjara 4 Tahun dan 6 Bulan

Rusdi menginginkan tidak terjadi tindakan anarkis seperti pembakaran kapal dan lebih mengutamakan restorasi justice untuk efek jera.

“Dari perwakilan HNSI (himpunan nelayan seluruh Indonesia) Kotabaru pun mengatakan bahwa tidak ada rencana anarkis terhadap nelayan luar daerah, apabila mendekat ke wilayah kurang dari radius 5 mil untuk mengisi logistik atau masalah teknis maka dipersilakan saja,” tambah Rusdi.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca