DIKRITIK Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Siring Pasar Terapung Piere Tendean

- Penulis

Senin, 15 November 2021 - 00:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin yang bakal memakai aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat untuk bisa masuk ke Lokasi Pasar Terapung di kawasan Siring Piere Tendean, Banjarmasin, mendapat kritikan dari masyarakat.

Pasalnya, selain diberi pagar pembatas, skrining suhu tubuh dan mewajibkan pengunjung untuk memiliki akun di aplikasi PeduliLindungi, pengunjung yang boleh masuk ke Dermaga Pasar Terapung juga dibatasi, baik dari jumlah sampai batasan umur.

Kemudian, beberapa hal juga harus diperhatikan warga dalam pelaksanaan simulasi itu. Pertama, kawasan wisata pasar terapung tidak diperkenankan untuk balita dan orang tua berusia renta.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya penularan Covid-19 di kawasan wisata andalan Kota Seribu Sungai ini.

Baca Juga
PENGAMANAN dan Patroli di Siring Ditingkatkan Cegah Tawuran

Rencana tersebut mendapat keberatan dari warga, salah satunya Surya. Lelaki berusia 60 tahun itu mengatakan, kebijakan seperti itu malah membuat masyarakat enggan berkunjung ke kawasan wisata tepian sungai yang selalu ramai di setiap akhir pekan tersebut.

“Saya pikir kalau memang seperti itu malah membuat disini (Siring Pasar Terapung) jadi sepi,” ungkapnya, Minggu (14/11/2021).

Selain itu, menurut warga di Kelurahan Pekapuran Raya itu, akan menyulitkan kaum lansia seperti dirinya sulit untuk bisa merasakan keseruan belanja buah dengan acil pasar terapung di dermaga apung.

“Apalagi lansia seperti saya. Tidak bisa masuk dong kalau aturan ya seperti itu,” keluhnya.

Padahal, Surya mengaku setiap minggu pagi, dirinya bersama koleganya rutin berolahraga di kawasan wisata siring.

 

DIKRITIK Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Siring Pasar Terapung Piere Tendean (2)

 

“Setelah olahraga, kita pasti santai di depan dermaga pasar terapung. Karena disini suasananya teduh dan nyaman. Lokasi lain seperti di siring seberang tidak senyaman santai di sini,” imbuhnya.

Karena itu, ia berharap agar Pemko Banjarmasin bisa meninjau lagi rencana penerapan kebijakan tersebut untuk kenyamanan pengunjung.

“Soalnya, pemerintah kan sudah memberikan vaksinasi Covid-19 pada warga. Jadi menurut saya, tinggal kita aja lagi yang disiplin menjaga prokes seperti memakai masker. Tidak perlu dipagar dan dibatasi pengunjungnya,” harapnya.

Baca Juga :   KAKEK MATNOR Tercebur Bersama Motornya di Lumpuran Sungai dan Melepas Nyawa

Hal senada juga diutarakan Inas. Ayah dua anak ini merasa kebijakan tersebut masih belum pas untuk dijalankan di Banjarmasin.

Pasalnya, ia menilai masih banyak warga yang belum mendapatkan jatah vaksin. Sedangkan jika memakai aplikasi PeduliLindungi, ia khawatir yang bisa masuk ke sana minimal sudah menjalani vaksinasi tahap pertama.

Kemudian, sebagai ayah dari dua anak, himbauan untuk tidak mengizinkan anak di bawah usia lima tahun masuk ke dermaga Siring Pasar Terapung juga menjadi hal yang perlu dipikirkan lagi.

“Kita ke sini (Siring Pasar Terapung) membawa anak untuk mengenalkan, ini lo salah satu budaya Banjar. Anak-anak juga senang dibawa jalan-jalan ke sini,” ujarnya.

“Kalau tidak boleh bawa anak, ya artinya peraturan itu malah bikin ribet. Sayang kalau siring ini sepi gara-gara peraturan itu,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, kawasan dermaga Pasar Terapung di Siring Wisata Jalan Piere Tendean bakal diberi pagar pembatas oleh Disbudpar Kota Banjarmasin.

Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, M Ihsan Alhak menjelaskan, rencana itu dilakukan untuk mengurangi aktivitas warga di lokasi dermaga pasar terapung yang selalu ramai dikunjungi warga ketika memasuki akhir pekan.

“Kita tidak tahu, bisa saja selama di pasar terapung kita berhadapan dengan Orang Tanpa Gejala (OTG). kasihan nanti mereka,” jelasnya Kamis (4/11/2021).

Dibeberkannya, landasan rencana pembukaan siring tersebut adalah dalam Inmendagri Nomor 54 tahun 2021, objek pariwisata diperbolehkan buka dengan syarat yang boleh masuk ke lokasi tersebut hanya 50 persen dari kapasitas normalnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
140 RIBU BUTIR Benih Kelapa Dalam Disalurkan
WARISAN Purba Lembah Kahung
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok
TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan
2 KG SABU Gagal Diedarkan
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca