SuarIndonesia – Ketua DPD IAPI (Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia) Kalsel, M. Kasman, mengatakan pihaknya akan mengawal percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PPDN) di Kalsel.
Disebutkannya pada e katalog lokal Kalsel sudah terdapat 19 etalase. Transaksi e katalog lokal juga sudah lumayan tinggi, sehingga Kalsel masuk list dari seluruh Indonesia.
“Dalam percepatan PPDN memang masih ada kendala, karena peralihan dari manual ke digital.
Kami akan berusaha membujuk vendor SKPD. Kita upayakan mereka terbiasa melakukan perubahan manual ke digital,” beber Kasman, yang baru beberapa minggu lalu dilantik sebagai Ketua DPD IAPI Kalsel.
Sementara itu, Ketua Umum DPP IAPI, Sonny Sumarsono, meyakini target 40 persen tersebut bisa dicapai.
Dikatakan, tahapan bisa dimulai dengan beberapa sektor tertentu secara bertahap.
“Misalnya UMKM yang lebih siap dulu yang dilibatkan dalam pengadaan, daripada kita menginisiasi ingin membeli industri tertentu dari UMKM tapi belum siap akan lebih sulit,” ujarnya, saat berada di Banjarbaru beberapa saat lalu.
Ditambahkan Sonny, kebijakan PPDN adalah langkah pemerintah untuk menstimulus peningkatan UMKM.
Diakuinya langkah itu tidak mudah, tapi jika dibangun kolaborasi semua pihak maka bukan hal mustahil bisa berhasil.
“Dengan kebijakan ini jadi kesempatan bagi usaha lokal meningkatkan daya saing,” ucapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















