SuarIndonesia – Nilai ekspor barang dari Kalsel pada Juni 2023 mencapai USD1,05 miliar. Kelompok bahan bakar mineral paling dominan, nilainya mencapai USD919,61 juta.
Kepala BPS Kalsel, Martin Wibisono, mengatakan pada urutan kedua ada kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yang menyumbang ekspor sebesar USD102,47 juta.
“Ini naik 38,94 persen dibandingkan ekspor bulan sebelumnya,” ujar Martin.
Selanjutnya, di urutan ketiga ada kelompok kayu dan barang dari kayu dengan nilai ekspor USD14,94 juta. Naik sebesar 3,79 persen dibandingkan Mei 2023.
Martin menyebut, jika dilihat menurut negara tujuan utama, ekspor paling banyak ke Tiongkok, yaitu sebesar USD451,24 juta.
“Nilainya turun 7,48 persen dibanding ekspor Mei 2023 yang mencapai USD487,74 juta,” sebutnya.
Kemudian di urutan berikutnya ekspor ke India sebesar USD145,67 juta yang mengalami penurunan 6,26 persen. “Berada di urutan ketiga, ekspor ke Malaysia sebesar USD102,14 juta. Naik 2,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” papar Martin.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















