DIBATASI Pergerakan ASN Pemprov Kalsel ke Daerah Zona Merah Covid-19

DIBATASI Pergerakan ASN Pemprov Kalsel ke Daerah Zona Merah Covid-19

SuarIndonesia – Pemprov Kalsel mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor : 443.3/2674 /X/P2P.1/Dinkes.

Perihal Pencegahan dan Penanganan Covid-19 bertanggal 22 Juni 2021 ditandatangani Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Melalui SE tersebut membatasi pergerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) antardaerah, baik lintas provinsi maupun kabupaten/kota yang memiliki resiko tinggi tertular Covid 19.

Pembatasan tersebut menyusul terjadi peningkatan kasus di beberapa daerah di pulau Jawa.

SE Dalam surat tersebut disebutkan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 pada 1 bulan terakhir di 5 (lima) provinsi dengan Bed Occupancy Ratio (BOR) diatas 70%, yaitu DKI Jakarta (86%), Jawa Barat (84%), Jawa Tengah (82%), Banten (80%), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (79%).

Selain itu dasar lainnya karena ditemukan strain mutasi virus SARS CoV-2 yang dapat menular dengan cepat.

“Dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kalsel juga terdapat beberapa panduan yang harus diikuti ASN,” ujar Roy dalam suratnya.

ASN diharapkan menunda atau tidak melakukan perjalanan luar daerah (Jakarta, Jawa-Bali dan daerah lainnya) yang terjadi peningkatan kasus dengan varian/resiko tinggi.

Membatasi perjalanan ke kabupaten/kota zone resiko tinggi atau yang berbatasan dengan kabupaten-kota resiko tinggi/zone merah, melakukan pengawasan dan testing periodik terhadap pegawai.

Serta melakukan karantina bagi yang kembali dari perjalanan di daerah zone merah dan memastikan masuk kerja dengan hasil rapid antigen/PCR negatif, dN memastikan pegawai di lingkungan instansi sudah dilakukan vaksinasi Covid-19.

“Serta melaporkan segera ke Satgas bidang Penanganan Kesehatan, apabila menemukan hal-hal sebagai berikut.

Pegawai yang positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah.

Tamu luar daerah ke Kalimantan Selatan ditemukan positif terpapar Covid-19.

Pegawai sudah divaksin Covid-19 atau penyintas terpapar Covid-19, dan melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di tempat kerja,” bebernya.(RW)

 1,181 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: