SuarIndonesia – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selalu membantu antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui dukungan helikopter water boombing.
tahun ini bantuan water boombing jumlahnya 16 unit helikopter. “Tahun lalu kan hanya 12 (helikopter) water bombing dan 4 patroli, nah sekarang ditambah menjadi 16 water bombing dan 4 patroli.
Ada hitung-hitungannya tersendiri oleh BNPB,” kata Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Mujiyat.
Mujiyat mengakui bantuan helikopter tersebut masih dalam tahap perencanaan. Meski disiapkan bantuan water boombing, berharap karhutla di Kalsel tidak menimbulkan dampak besar.
“Mudah-mudahan karhutla tahun ini makin ringan dari tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.
Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kalsel, mencatat 21 kali kejadian karhutla di Kalsel sejak Januari hingga 30 Mei lalu dengan luasan lahan terbakar sebesar 42 hektare.
Berdasarkan wilayah, ujar, Mujiyat, Kabupaten Tanah Laut dan Barito Kuala sangat berpotensi mengalami karhutla dalam waktu dekat, akibat arah angin yang lebih condong ke kabupaten tersebut.
“Dari data BMKG dua kabupaten tersebut harus segera menetapkan status siaga karhutla karena ancamannya sudah sangat mendekati,” bebernya.
Mujiyat menambahkan, pihaknya juga akan segera menetapkan status siaga karhutla Kalsel, jika kedua kabupaten tersebut telah terlebih dahulu menetapkan status siaga.
Sebelumnya, berdasarkan perkiraan cuaca dan informasi BMKG cuaca tahun 2022 tidak terlalu ekstream dengan tahun sebelumnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















