SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) antisipasi dan mengambil langkah guna kesiapan pengamanan haul KH Muhammad Zaini Abdul Ghani atau akrab disapa Abah Guru Sekumpul ke 19 di Kabupaten Banjar.
Rencananya rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan yang akan digelar pada Jumat 12 Januari 2023, serta pula bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
“Iya kita akan bicarakan dan melibatkan KPU dan Bawaslu pada pengamanan haul ke-19 Abah Guru Sekumpul,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto didampingi Brigjen Pol Rosyanto Yudha serta sejumlah pejabat utama lainnya, kepada wartawan, usai upacara serah terima jabatan (sertijab), Jumat (5/1/2024).
Ia tegaskan, pelibatan KPU dan Bawaslu penting guna mengantisipasi adanya pelanggaran pemilu di acara tersebut.
“Kita ingin pelaksaan haul berjalan aman, tertib dan lancar, serta steril dari kegiatan politik. Karena ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini berbarengan dengan suasana pemilu. Ini yang perlu diantisipasi.
Pokoknya, KPU dan Bawaslu dilibatkan. Ya kira-kira mengamankan apa saja yang boleh dilakukan apa yang tidak,” jelas Kapolda.
Ditanya jumlah personil, yang dilibatkan. Kapolda belum dapat mendetilkan, termasuk bentuk pengamanan.
“Untuk jumlah personel berapa dari polri, TNI maupun instansi terkait. Dan teknis lainya akan disampai lagi setelah pada rapat koordinasi nantinya,” ujar Kapolda.
Sebelum itu pula Irjen Pol Winarto ingatkan seluruh personil siaga mendekteksi terkait setiap perkembangan situasi di lapangan menjelang pemilu.
“Jangan lengah menjelang Pemilu 2024 yang sudah di depan mata, wajib terus siaga mendeteksi dini terkait setiap perkembangan situasi.
“Pemungutan suara sudah semakin dekat, terus siaga, jangan sampai lengah,” katanya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















