Suarindonesia – Dalam waktu beberapa bulan saja, banyak negara terdampak virus corona atau covid-19.
Di Indonesia baru saja dua orang dinyatakan positif covid-19 setelah cukup lama nihil.
Menurut ahli penyakit menular atau epidiomolog, dr. IBG Dharma Putra, dalam virus, apa yang terjadi di bumi lain akan berpengaruh dan bisa nyebar ke dunia lain.
Dikatakannya, virus sejak dulu selalu ada dan akan selalu ada. Selama ini virus corona hidup dalam tubuh hewan.
Ketika habitat hewan terganggu, maka hidup virus berpindah ke tubuh manusia.
Lebih jauh ia menjabarkan, virus corona mempunya daya infeksi yang sangat tinggi hampir 100 persen.
“Orang yang berdekatan atau tersentuh bisa terinfeksi, karena itu tadi daya untuk menginfeksinya sangat tinggi,” kata Dharma, Rabu (4/3/2020).
Pun halnya dengan kemampuan untuk menimbulkan penyakit, virus ini juga disebut Dharma, sangat tinggi.
Dikatakannya cenderung penyakit yang timbul seperti gejala flu, batuk, dan lain sebagainya.
Dibeberkan Dharma, terdahap hal menggembirakan terkait sifat virus covid-19 tersebut.
Meskipun daya infeksi dan daya menimbulkan penyakit sangat tinggi, namun virulensi atau sifat membunuhnya sangat rendah.
Ditegaskannya, resiko mematikan dari virus ini cukip rendah.
“Sifatnya menginfeksi tinggi, menimbulkan penyakit tinggi, tapi virulensi sangat rendah. Yang kena virua ini tidak pasti otomatis meninggal,” sebutnya.
Dharma menyebut berdasarkan data sementara bagi yang berusia muda meskipun terkena covid-19 tetap bisa bertahan.
Rata-rata yang sampai meninggal dunia berusia di atas 65 tahun. “Coba kita buat perbandingan antara yang positif covid-19 berapa dan yang meninggal berapa yang selamat berapa, itu lebih banyak yang selamat.
Yang meninggal rata-rata orang tua atau memang punya penyakit lainnya, tapi tentu saja kita tetap menerapkan pola hidup sehat,” ucap Dharma.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















