DEWAN KALSEL Dorong Percepat Pengembangan Kawasan Industri di Batola

- Penulis

Rabu, 15 Januari 2025 - 19:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalsel, Taufik Rahman dari Komisi II

Anggota DPRD Kalsel, Taufik Rahman dari Komisi II

SuarIndonesia – Anggota DPRD Kalsel, Taufik Rahman dari Komisi II berharap, adanya kawasan industri untuk daerah Barito Kuala (Batola).

Sesuai dengan permohonan yang telah disampaikan Ke Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan pengembangan kawasan peruntukan industri di Kabupaten Barito Kuala

“Kita mendorong agar dipercepat pengembangan kawasan Industri di Batola,” ucapnya. Rabu (15/1/2025).

Menurutnya, dengan dikembangkannya kawasan industri ini dapat menambah dan membuka lapangan pekerjaan baru, bukan hanya untuk warga Batola namun juga warga lain.

“Ini akan menambah Pemasukan Asli Daerah (PAD) bukan hanya Batola namun juga provinsi, selain itu dapat menambah penghasilan warga Batola yang selama ini hanya mengandalkan dari bertani,” ujarnya

Dijelaskannya, keterlabatan pembanguan kawasan industri ini dikarenakan penjadwalan penjadwalan dari dinas terkait dan juga terbentur dengan saat pilkada 2024.

“Sementara ini tahapanya sudah sampai di provinsi dan selanjutnya akan disampaikan ke pusat, dan semoga di 2025 pembangunan kawasan industri di Batola bisa terlaksana,” harapnya.

Lanjutnya, pengembangan kawasan perindustrian di Batola ini sedang dilaksanakannya penyusunan revisi dan termasuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Kuala.

Baca Juga :   MOBIL RUSH Melaju Pintu Terbuka Seruduk Tiang Listrik, Ini Penyebabnya

Adapun permohonan yang disampaikan
pengembangan kawasan peruntukan industri di Kabupaten Barito Kuala dengan uraian sebagai berikut :

a. Luas kawasan peruntukan industri Kab. Barito Kuala pada Perda RTRW Provinsi
Kalimantan Selatan adalah seluas 1.793,55 Ha.

b. Luasan tambahan kawasan peruntukan industri yang diusulkan adalah seluas
313,893 Ha yang terdiri atas : Industri Eksisting Berizin seluas 259,943 Ha
Industri Usulan Permohonan seluas 53,95 Ha.

Jika disetujui usulan luasan tambahan tersebut, maka total KPI di Draft Revisi
RTRW Barito Kuala adalah seluas 2.107,443 Ha. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca