DESA ‘Bersinar’ Pilot Project Bebas Narkoba dan 2019 di Kalsel Penurunan Jumlah Pecandu Narkoba

- Penulis

Selasa, 31 Desember 2019 - 23:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Didukung yang diantara adanya Desa ‘Bersinar’ (Bersih Narkoba) di 9 Kabupaten, yang menjadi Pilot Project Bebas Narkoba, dan pada Tahun 2019,  di Kalsel penurunan jumlah pecandu narkoba.

“Pengguna narkoba turun di tahun 2019 jika dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel, Brigjen Pol M Aris Purnomo, kepada wartawan, Selasa (31/12).

“Salah satu fokus kta menekan jumlah pengguna dengan upaya pencegahan dan program rehabilitasi,” ujarnya.

Sisi lain diungkapkan, bagi pencandu narkoba yang ingin berhenti diharapkan tak usah takut melapor. Kemudian menjalani rehabilitasi untuk sembuh.

“Petugas tak akan mengenakan sanksi hukum terhadap pencandu yang sukarela melapor serta menjalani rehababilitasi,” ucapnya.

“Soal penurunan pecandu tadi dilihat dari turunnya angka prevalensi tahun ini yaitu 1,30 persen.

Jika jumlah penduduk Kalsel usia dewasa sekitar 3.250.000 jiwa, maka penyalah guna kurang lebih 57.723 orang.

Sedangkan di tahun 2017, prevalensi 1,97 persen, diperkirakan penyalah guna mencapai lebih dari 79.000 orang,” beber M Aris Purnomo, pada press reles akhir tahun.

Dijelaskan, angka prevalensi hasil penelitian kerjasama BNN dan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI di tahun 2019.

Dimana penelitian dilakukan setiap dua tahun sekali. Kalsel yang sebelumnya menduduki peringkat keenam dengan jumlah penyalahguna, kini berada di peringkat 9 nasional.

Sedangkan tahun ini lima besar diduduki Yogyakarta, Sulawesi Tengah Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan DKI Jakarta.

“Pastinya, penurunan jumlah pengguna dibarengi peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengikuti rehabilitasi,” ujarnya lagi didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, H Ipansyah dan Kabag Umum Iskandar Adam.

Sementara , Kepala Bidang Rehabilitasi Dr Hj Sandra mengatakan, sepanjang 2019, Kepala Bidang Rehabilitasi Dr Hj Sandra dan timnya berhasil merehabilitasi 953 orang baik rawat inap maupun rawat jalan.

Baca Juga :   SERTIJAB Kapolsekta Banjarmasin Barat, Begini Pesan Kapolresta

Sehingga terhitung sejak tahun 2015, total sudah 5.836 orang mengikuti program pemulihan dari kecanduan narkoba.

Rinciannya pada 2019, rehabilitasi rawat inap sebanyak 79 orang.

Jumlah tersebut meningkat dibanding 2018 yang hanya 50 orang.

Kemudian rehabilitasi rawat jalan pada 2018 sebanyak 374 dan pada 2019 sebanyak 650 orang.

Pada Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, sosialisasi bahaya narkoba juga gencar dilakukan. Tercatat 96.389 kali sosialisasi dengan pembentukan kader anti narkoba serta penggiat sebanyak 1.093 orang, termasuk tes urine terhadap 12.696 orang.

“Kita berhasil membentuk Bersinar sebagai pilot project menggelorakan wilayah bebas narkoba dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pencegahan,” jelas M Aris.

Untuk Bidang Pemberantasan, telah mengungkap 42 kasus yang merupakan pencapaian melebihi dari target yaitu hanya 20 kasus.

Menurut Kasi Penyidikan BNNP Kalsel, Kompol Yanto Suparwito bersama timnya  menyelesaikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas tersangka Koh Joni dengan nilai total aset lebih kurang Rp 3 miliar.

Bahkan, saat ini juga sedang memproses kasus TPPU dari bandar narkoba bernama Bunbun yang asetnya telah disita mencapai Rp2 miliar lebih.

“Karena selama ini penyidikan TPPU tidaklah mudah, perlu keahlian penyidik dan koordinasi dengan banyak pihak seperti perbankan, OJK, PPATK dan lainnya,” tamabh M Aris.

Narang bukti yang disita dari pengedar selama 2019 sebanyak 7.257 gram sabu, 604 butir pil ekstasi serta uang tunai Rp39.889.000. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca