Debut Manis McMenemy Bersama Timnas, Tekuk Myanmar 2-0

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2019 - 11:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stefano Lilipaly membuang sejumlah peluang emas saat Timnas Indonesia mengalahkan Myanmar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Suarindonesia – Timnas Indonesia berhasil menang 2-0 atas Myanmar pada FIFA Match Day di Stadion Mandalar Thiri, Senin (25/3). Namun, tim Garuda masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diperbaiki usai debut Simon McMenemy.

Dua gol Tim Merah Putih masing-masing dicetak oleh Greg Nwokolo (41′) dan Ilija Spasojevic (85′). Keduanya merupakan pemain naturalisasi yang telah lama berkarier di Liga Indonesia.

Aksi Greg Nwokolo saat mencetak gol pembuka Timnas Indonesia terbilang oke. Gol ini tercipta lewat kerja sama apik dan diakhiri dengan penyelesaian akhir brilian.

Kerja sama Riko Simanjuntak dan Stefano Lilipaly di lini depan disempurnakan Greg Nwokolo. Greg yang menerima umpan tumit dari Stefano Lilipaly lebih dulu mengecoh kiper Kyaw Zin Phyo sebelum melepaskan tembakan mendatar ke arah kiri gawang.

Sementara gol kedua Timnas Indonesia tercipta berkat eksekusi penalti Ilija Spasojevic. Wasit menunjuk titik putih setelah Novri Setiawan dilanggar di kotak penalti.

Secara keseluruhan eksperimen yang dilakukan pelatih Simon McMenemy terbilang sukses. Organisasi permainan skuat Garuda dengan menggunakan skema 3-4-3 sebagai pakem berjalan cukup baik.

Peluang Emas Terbuang

Penampilan Timnas Indonesia bukan berarti tanpa celah. Penyelesaian akhir lini depan Indonesia masih kurang jeli. Tercatat ada lima peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol.

Lilipaly misalnya. Gelandang serang Bali United ini sedikitnya membuang dua kesempatan bagus untuk mencetak gol termasuk keputusannya melepaskan tembakan lob di pengujung babak pertama.

Berawal dari umpan terobosan dari Riko Simanjuntak, Lilipaly yang sudah berhadapan dengan kiper memilih untuk melepaskan tendangan cungkil. Upaya tersebut masih mampu dibaca Zin Phyo.

Sebelumnya Riko Simanjuntak juga melakukan kesalahan yang hampir mirip. Namun, tembakan lobnya sukses memperdaya kiper. Hanya saja bola masih melenceng tipis ke tiang jauh.

Baca Juga :   BELA TIMNAS Indonesia, Kevin Diks, Noa, dan Estella Resmi WNI

Di babak kedua, penyelesaian akhir yang buruk juga dilakukan Novri Setiawan. Setelah berhasil merangsek ke kotak penalti, Winger Persija itu memaksakan menembak bola dalam posisi kurang ideal.

Novri yang hampir kehilangan keseimbangan tetap memaksakan menendang bola dengan ujung kaki yang mudah dibaca kiper Myanmar. Spasojevic yang sudah menunggu di sisi kanan terlihat kecewa berat.

M Rachmat juga sebenarnya bisa mengukir namanya di papan skor jika lebih tenang menuntaskan peluang dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Myanmar. Alih-alih mengecoh Zin Phyo, gocekannya malah membuat bola mengalir kencang hampir melewati garis gawang.

Penyerang PSM Makassar itu kemudian mengirimkan umpan pendek kepada Novri Setiawan yang berbuah penalti. Sang algojo, Spasojevic, berhasil menunaikan tugasnya untuk membawa Timnas Indonesia unggul 2-0.

Evaluasi Penyelesaian Akhir

Simon McMenemy pun tak membantah bahwa penyelesaian akhir menjadi salah satu bahan evaluasi di kemudian hari.

“Babak pertama berjalan sangat baik karena kami mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Seharusnya kami bisa unggul tiga gol pada babak pertama,” ujar McMenemy.

“Penyelesaian akhir masih harus diperbaiki, tapi pemain sudah paham bentuk permainan dan yang harus dilakukan di lapangan. Ini sangat bagus,” sambungnya.

Meski demikian kemenangan atas Myanmar jadi debut yang lumayan manis McMenemy di laga internasional bersama Timnas Indonesia. Namun ia perlu mengingat bahwa lawan yang dihadapi, Myanmar, memang di atas kertas masih berada di bawah level Evan Dimas dan kawan-kawan.

Pelatih asal Skotlandia itu masih punya waktu untuk menggodok skuat Merah Putih sebelum bertarung di Kualifikasi Piala Asia 2023. Putaran pertama babak kualifikasi bakal digelar mulai 6 Juni, sementara babak kedua dihelat pada 5 September. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel
PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja
MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh
TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri
EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”
PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur
INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca