DANA ABADI Rp280 T Siap Digaet, Sri Mulyani Pilih-pilih Proyek

- Penulis

Jumat, 17 Januari 2020 - 00:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Sri Mulyani sedang memilih proyek yang bisa ditawarkan kepada investor untuk lembaga pengelola dana abadi. (CNN Indonesia/ Andry Novelino)

 

SuarIndonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tengah memilih proyek-proyek yang sekiranya bisa ditawarkan kepada investor yang tertarik mengalirkan investasinya ke lembaga pengelola dana abadi (Sovereign Wealth Fund/SWF).

Pemilihan proyek dilakukan karena beberapa pihak sudah menyatakan minatnya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Jokowi mengklaim jumlah aliran dana yang bisa digaet mencapai US$20 miliar atau setara Rp280 triliun (berdasarkan kurs rupiah Rp14 ribu per dolar AS).

“Nanti kami lihat dulu SWF-nya dan apa yang berminat. Tapi proyek bisa macam-macam,” ujar Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (16/1).

Sebelumnya, bendahara negara pernah mengatakan bahwa lembaga pengelola dana abadi ini bertujuan untuk mengelola investasi yang masuk ke Tanah Air. Dana investasi itu akan digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur hingga perumahan.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada contoh proyek pasti yang sekiranya bisa mendapatkan aliran dana dari SWF. Menurutnya, hal ini karena pemerintah sendiri masih perlu waktu untuk mematangkan dasar hukum dalam rangka pembentukan lembaga.

“Kami sedang antara menteri membahas dari segi undang-undang yang ada dan ukuran fleksibilitas, kami akan cari rumusan yang tepat,” ungkapnya.

Baca Juga :   KPK HERAN! Pengacara tak Tahu Dimana Sahbirin, Harap Hakim Tolak Praperadilan

Menurutnya, lembaga pengelola dana abadi itu nantinya bisa berkedudukan seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun, bila perlu kewenangan yang lebih spesifik, maka ia akan menyesuaikannya dengan aturan yang berlaku.

“Soal korporasi sama seperti kedudukan BUMN. nanti kita coba pelajari lagi supaya bisa terakomodasi,” katanya.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan banyak pihak yang tertarik dengan rencana ini. Mulai dari Amerika Serikat, Jepang, hingga Uni Emirat Arab (UEA). Bahkan, UEA mengaku siap memberi kontribusi yang paling besar ketimbang dua negara lain.

Saat ini, Indonesia sebenarnya sudah memiliki lembaga pengelola dana abadi, namun dibatasi untuk tujuan tertentu. Pemerintah membagi pengelolaan dana abadinya untuk Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN), Dana Abadi Penelitian, serta Dana Abadi Kebudayaan dan Dana Abadi Perguruan Tinggi.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca