SuarIndonesia – Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, menitikberatkan perhatian pada transformasi digital layanan kesehatan dalam kunjungan kerjanya ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Senin (17/11/2025).
Studi dilakukan untuk memperkaya substansi Raperda Penyelenggaraan Kesehatan dengan fondasi teknologi dan inovasi sistem informasi kesehatan.
Ketua Pansus IV, dr. Yadi Mahendra Muhyin, menyatakan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan mendesak dalam peningkatan layanan kesehatan di Kalimantan Selatan.
Jawa Timur dinilai sebagai salah satu provinsi yang berhasil melakukan modernisasi sistem kesehatan melalui integrasi layanan, pengelolaan data, dan pemanfaatan teknologi.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana digitalisasi diterapkan, mulai dari sistem informasi kesehatan daerah, layanan online, hingga model integrasi data.
Hal-hal seperti ini harus menjadi bagian dari Raperda agar pelayanan di Kalsel lebih cepat, akurat, dan efisien,” ujar dr. Yadi.
Rombongan Pansus disambut oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Jawa Timur, Hertanto, SKM, M.Si., yang memaparkan berbagai inovasi digital yang telah berjalan sejak 2016.
Ia menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk memperkuat pelayanan kesehatan, termasuk dalam pengelolaan data pasien, pelaporan fasilitas kesehatan, hingga pemantauan program kesehatan masyarakat.
Hertanto menyampaikan bahwa keberhasilan digitalisasi di Jatim tak lepas dari konsistensi regulasi dan kesiapan SDM.
“Modernisasi layanan tak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan tenaga kesehatan dan dukungan regulasi. Jika ini sejalan, percepatan transformasi bisa lebih efektif,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Pansus IV, Habib Umar Hasan Ali Bahasyim, berharap pemahaman mengenai model digitalisasi Jatim dapat memperkaya Raperda yang tengah disusun dan mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Selatan.
Melalui kunjungan, Pansus IV menekankan bahwa fondasi Raperda Penyelenggaraan Kesehatan harus berorientasi pada masa depan, termasuk integrasi digital, kecepatan layanan, dan efisiensi sistem.
Transformasi kesehatan berbasis teknologi diharapkan menjadi langkah strategis bagi Kalsel dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















