BUPATI BALANGAN Ungkap Secara “Blak-blakan” Perkara 20 M PT ADCL

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 01:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bupati Balangan, H Abdul Hadi “blak-blakan’ atas perkara dugaan korupsi penyertaan modal Rp20 miliar PT Asabaru Daya Cipta Lestari (ADCL) (Perseroda).

Atas pengakuannya sekaligus menampik klaim terdakwa yang menyebut sudah mendapat restu lisan dari bupati dalam perjalan di perusahaan tersebut.
Semua diungkapkan dalam lanjuran persidangan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Kamis (21/8/2025) dipimpin Majelis Hakim Cahyono Riza Adrianto SH MH.

Sisi lain, bupati sebut kalau terdakwa M. Reza Arpiansyah tidak hanya bermain sendiri, melainkan juga melibatkan dua anggota DPRD Balangan.

Semua ketika hakim anggota Salma menyinggung soal dugaan adanya izin lisan dalam penggunaan dana perusahaan.

“Saya tidak pernah memberi izin, dan justru mendapati ada keterlibatan pihak legislatif dalam permainan harga lahan yang dibeli perusahaan.

Saudara direktur (terdakwa) bermain dengan dua anggota DPRD.
Saya tidak pernah dimintai izin, apalagi secara lisan.
Dari inspektorat saya mengetahui harga tanah hanya Rp300 juta, tapi dilaporkan keluar Rp1,8 miliar,” ungkap bupati.

“Tidak mungkin saya mengizinkan secara lisan. Ini tidak masuk akal,” sambungnya, yang persidangannya sebagai skasi secara virtual melalui Kejari Balangan.

Bupati juga “blak-blakan” kalau dana penyertaan modal Pemkab Balangan sebesar Rp20 miliar ke PT ADCL tak dikelola melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Balangan, Nur Rachmansyah Rachman SH, juga mengonfirmasi adanya keterkaitan dua anggota DPRD tersebut.

“Sebelumnya sudah terungkap di fakta persidangan kalau memang ada relasi antara terdakwa dengan oknum dewan.
Hari ini semakin ditegaskan oleh keterangan saksi baru,” ucapnya.

Baca Juga :   RESMIKAN 22 Jembatan Merah Putih Presisi Tersebar di Wilayah Kalsel

Kasus ini sendiri berawal dari pencairan dana penyertaan modal Pemkab Balangan sebesar Rp20 miliar ke PT Asabaru yang diduga diselewengkan.

Barang bukti yang dihadirkan jaksa termasuk pembelian tanah seluas 31.383 meter persegi di Desa Kasai, Batumandi, yang nilainya diduga dimark-up dari Rp300 juta menjadi Rp1,8 miliar.

“Semua harusnya didahului dengan RUPS. Tapi ini uang sudah digunakan tanpa izin, tanpa laporan, dan langsung dipindahkan ke rekening Bank Mandiri tanpa seizin pemegang saham maupun komisaris,” ungkapnya lagi.

Ia mengaku baru tahu dana penyertaan modal tersebut digunakan PT Asabaru saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Balangan.
Bupati juga menyatakan merasa tertipu dengan sosok terdakwa Reza.

Ia sebut saat proses seleksi calon direktur, dengan latar belakang pengalaman kerja di PT Jhonlin, Hadi mengaku tertarik.

“Bahkan saat wawancara, dari tiga orang calon, dia (terdakwa Reza, red) paling mengerti soal neraca keuangan. Ternyata maling di rumah sendiri,” ucapnya.
Diketahui, terdakwa Reza didakwa dengan pasal 2 dan 3 junto pasal 18 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca