SuarIndonesia – Hari ke – 10 di Bulan Muharram dalam kalender Islam merupakan salah satu penangalan hijriah, biasanya warga menyajikan bubur asyura untuk warga sekitar.
Hari Asyura biasanya jatuh pada hari kesepuluh bulan Muharram dalam kalender Hijriah.
Perayaan hari Asyura yang biasa dilakukan oleh mayoritas umat muslim adalah berpuasa.
Biasa, untuk merayakannya, umat Islam akan berpuasa sunah dan memasak bubur Asyura menggunakan bahan-bahan tertentu untuk dimakan bersama.
Salah satunya, warga Pekapuran A RT. 17 Karang Mekar tepatnya Mushola Syiarul Mu’minin.
Para Ibu – ibu dari pagi sudah sibuk menyiapkan bahan bahan untuk membuat bubur asyura.
adapun bahannya meliputi hingga 41 macam jenis sayuran, namun yang paling utama yakni beras.

Menurut salah seorang warga Hj. Norsiah mengatakan, ini salah satu tradisi yang mestinya dilestarikan, jangan sampai hilang, karena saat ini sebagai generasi penerus bangsa ada yang tidak mengetahui apa itu asyura.
“Kalsel mayoritas muslim, seharusnya ada perhatian pemerintah dalam menyemarakkan hari asyura, setiap tahun, ” Harapnya
Tak kalah bersaing ibu – ibu Komplek Griya Pemurus Indah Kabupaten. Banjar, tepatnya masjid Raudhatul Jannah kab banjar, juga menggelar pembuatan bubur asyura.
Selain dibagikan kepada warga sekitar, bubur asura yang telah di buat warga juga di siapkan untuk berbuka puasa bagi jama’ah yang berpuasa sunah Asyura.
Hal sama juga pada sejumlah sekolah di Martapura, yang bersama para murid membuat bubur asyura.

Bahkan pula, salah satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) HM Rosehan NB, juga bagi-bagi bubur tersrbut kepada masyyarakat yang melintas. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















