BRIPDA NOPANDRI, Polisi asli Putra Dayak yang Gugur saat Penggrebekan Bandar Narkoba

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bripda nopandri

bripda nopandri

SuarIndonesia – Bripda Nopandri Ramadhana yang sempat dilaporkan hilang setelah bentrok penggerebekan bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, telah ditemukan dan dipastikan meninggal dunia.

Nopandri dikenal sebagai sosok polisi muda yang rendah hati, berdedikasi, dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono melalui Kasi Humas Polres Katingan Iptu Mastur mengatakan kepergian Bripda Nopandri menjadi duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Polres Katingan.
Menurutnya, almarhum merupakan putra daerah yang menunjukkan dedikasi sejak awal mengabdi sebagai anggota Polri.

“Bripda Nopandri adalah putra asli Kabupaten Katingan yang dikenal memiliki semangat pengabdian tinggi. Almarhum menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas.

Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi keluarga, masyarakat, dan institusi Polri,” ujar Iptu Mastur, Sabtu (4/7/2026).Bripda Nopandri lahir di Kabupaten Katingan pada 3 November 2002. Putra Dayak yang beragama Islam itu merupakan lulusan pendidikan Bintara Polri tahun 2022.

Sebelum mengabdikan diri sebagai anggota Polri, ia menempuh pendidikan di SD Negeri 3 Kasongan Baru, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Katingan Hilir dan lulus dari SMA Negeri 2 Katingan Hilir pada 2020.

Kariernya dimulai sebagai personel Polda Kalimantan Tengah pada Juli 2022. Ia sempat bertugas di Direktorat Samapta Polda Kalteng sebelum dipindahkan ke Polres Katingan sebagai anggota Satsamapta.

“Berkat dedikasi dan kemampuannya, sejak 12 Januari 2024 Bripda Nopandri dipercaya memperkuat Satresnarkoba Polres Katingan. Untuk meningkatkan kompetensinya, ia juga mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penyidik Reserse Narkoba pada 2024,” ujarnya dikutip detik.com.

Baca Juga :   KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Kemampuannya berkomunikasi menggunakan bahasa Dayak dan bahasa Banjar menjadi nilai tambah saat bertugas melayani masyarakat dan mendukung pengungkapan kasus-kasus narkotika di wilayah Kalimantan Tengah.

“Almarhum adalah personel muda yang memiliki kemauan belajar, mudah bergaul, dan siap diterjunkan dalam berbagai penugasan. Kami semua kehilangan sosok anggota yang memiliki masa depan panjang dalam institusi Polri,” katanya.

Pengabdian Bripda Nopandri berakhir saat mengikuti operasi penangkapan terduga bandar narkoba di Kecamatan Katingan Tengah. Ia sempat dinyatakan hilang setelah terjadi bentrokan dalam operasi tersebut, sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026).

Di usia yang baru menginjak 23 tahun, Bripda Nopandri meninggalkan jejak pengabdian sebagai putra daerah yang memilih berdiri di garis depan dalam upaya memberantas peredaran narkoba demi menjaga keamanan masyarakat. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca