DISDIKBUD ‘Digeruduk’ Emak-emak

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emak-emak geruduk Disdikbud Kobar karena anak tak lolos sistem zonasi. (Foto: Istimewa)

Emak-emak geruduk Disdikbud Kobar karena anak tak lolos sistem zonasi. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Belasan orangtua siswa mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar, Kamis (25/6/2026) siang. Mereka meminta penjelasan soal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Para orang tua dari RT 8, RT 10, dan RT 29 Kelurahan Madurejo mengeluh anak-anaknya gagal diterima di sekolah dasar yang lokasinya berada sangat dekat dengan tempat tinggal.

Salah satunya dikeluhkan Muhammad Mukri, warga yang ikut mendampingi emak-emak. Mukri mengatakan kedatangan mereka ke Disdikbud bukan untuk membuat keributan, melainkan mencari kepastian agar anak-anak tetap bisa bersekolah.

“Para orangtua hanya ingin mendapatkan solusi. Mereka khawatir masa pendaftaran selesai, sementara anak-anak belum mendapatkan sekolah,” ujar Mukri, Kamis (25/6/2026).

Mukri mengungkap para orang tua mengaku kecewa karena hasil seleksi dinilai tidak sesuai dengan harapan. Mereka merasa telah mengikuti seluruh prosedur pendaftaran, namun anak-anak mereka tetap tidak lolos di sekolah tujuan.

Keresahan muncul lantaran banyak warga memahami bahwa kedekatan domisili menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penerimaan murid baru. Namun, pada pelaksanaan tahun ini, mereka menilai sistem justru lebih mengedepankan faktor usia dibandingkan jarak tempat tinggal.

Akibatnya, beberapa anak yang rumahnya hanya berjarak ratusan meter dari sekolah tidak berhasil memperoleh kursi. Kondisi tersebut memicu kebingungan sekaligus kekhawatiran para orangtua, terlebih tahun ajaran baru segera dimulai.

“Cucu saya yang tinggal tidak jauh dari SDN 1 Madurejo mengalami nasib serupa. Kasus ini bukan hanya dialami satu keluarga, tetapi juga sejumlah warga lain yang tinggal di sekitar sekolah,” keluh Mukri sebagaimana dilansir detikKalimantan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Disdikbud Kobar, Alamsyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Regulasi itu mengatur bahwa prioritas utama diberikan kepada anak yang telah berusia tujuh tahun sebagai bentuk pemenuhan hak pendidikan dasar.

Baca Juga :   MAKLUMAT Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan oleh Kapolda Kalteng

Alamsyah memastikan setiap anak tetap memiliki kesempatan memperoleh sekolah. Ia meminta masyarakat segera melapor apabila masih ada anak berusia tujuh tahun yang belum mendapatkan tempat, karena Disdikbud akan mengarahkan mereka ke sekolah yang masih memiliki kuota.

“Kalau masih ada anak usia tujuh tahun yang belum mendapatkan sekolah, silakan laporkan ke Disdikbud. Kami akan mencarikan sekolah yang masih memiliki kuota. Kami juga berharap masyarakat tidak terpaku pada satu sekolah saja karena setiap sekolah memiliki keunggulan masing-masing,” kata Alamsyah. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat
PENJAGA MALAM Kaget Rekannya Tak Bernyawa di Kelayan A
LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng
MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes
TERSISA 55 Korban KM Virgo Belum Ditemukan, Kini Tim Optimalkan Penyisiran
KABAKARAN di Gang Damai, Dua Rumah Terdampak
TERJADI BERUNTUN Karhutla di Kawasan Tambikar Kanan Perbatasan Banjar-Banjarmasin
POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:21

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:48

MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:25

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:08

SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:52

26 ANGGOTA Wantimpres Dilantik Presiden Prabowo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:32

PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:11

DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca