BPBD Hadapi Kendala Tangani Karhutla Dua Kabupaten

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kalbar berjibaku memadamkan karhutla di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya beberapa waktu lalu. (Foto: Antara/HO-Jessica Helena W)

Petugas BPBD Kalbar berjibaku memadamkan karhutla di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya beberapa waktu lalu. (Foto: Antara/HO-Jessica Helena W)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menyatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya menghadapi berbagai kendala, menyusul adanya korban jiwa akibat kebakaran di Kabupaten Ketapang.

“Selain lokasi karhutla yang sulit dijangkau, minimnya sarana prasarana pemadaman juga menjadi kendala sehingga penanganan belum bisa dilakukan secara maksimal,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kalbar Ridwan di Pontianak, Rabu (5/8/2026).

Dia mengatakan kendala utama yang dihadapi petugas adalah sulitnya menjangkau lokasi kebakaran, minimnya sarana dan prasarana pemadaman, serta terbatasnya sumber air di kawasan terdampak.

Menurut Ridwan, karakteristik lahan gambut di Ketapang dan Kubu Raya membuat proses pemadaman semakin sulit karena api dapat membakar hingga ke bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya pasokan air di sejumlah lokasi kebakaran.

Ia menjelaskan, tim terpadu bersama satuan tugas darat dan udara terus melakukan patroli untuk mendeteksi titik api. Apabila kebakaran tidak dapat dijangkau melalui jalur darat, helikopter water bombing akan dikerahkan untuk membantu pemadaman.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro mengatakan hingga Rabu siang kondisi karhutla di daerahnya masih belum terkendali. Tim gabungan bahkan kembali diterjunkan ke lapangan sejak pagi untuk melanjutkan upaya pemadaman.

Yunifar mengungkapkan, kebakaran di Ketapang juga telah menimbulkan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terjatuh saat melintasi kawasan yang dipenuhi asap kebakaran.

Baca Juga :   BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

“Korban diduga menerobos kabut asap saat hendak pulang. Karena kekurangan oksigen, korban pingsan dan terjatuh di lokasi yang terdapat api sehingga meninggal dalam kondisi terbakar,” kata Ridwan, melansir dari Antara.

Selain korban meninggal, BPBD juga mencatat seorang warga lanjut usia mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Yunifar, kebakaran di Desa Pelang diperkirakan telah meluas hingga lebih dari 40 hektare. Sulitnya memperoleh sumber air menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman di lapangan.

Ia juga meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui BPBD Kalbar menempatkan helikopter patroli dan water bombing di Bandara Rahadi Oesman Ketapang agar respons terhadap kebakaran dapat dilakukan lebih cepat.

“Saat ini hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Ketapang terdapat titik kebakaran. Kami berharap helikopter dapat disiagakan di Ketapang untuk mempercepat penanganan,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator
BALAI DALKARHUT-JICA Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla
BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
SEPANJANG 2026 Karhutla Kalbar Terluas di Indonesia
HARGA BBM Terbaru di Kalimantan Per 12 Juli 2026
BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara
HY, 15 Tahun Tilap Uang Pelanggan Rp 5 M
BEJAT! Paman Cabuli Dua Keponakannya Lima Kali

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:57

FACE RECOGNITION Diterapkan pada ETLE

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:48

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:40

BANTUAN Pusat Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:47

ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:47

MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:39

ANAK harus Dilindungi dari Promosi Vape di Medsos

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:29

FEBRIE ADRIANSYAH Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:04

POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Berita Terbaru


Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KUALITAS Udara Kotim Masuk Level Berbahaya

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:00

Ratusan warga Pulang Pisau menggelar salat Istisqa untuk minta hujan di tengah kemarau dan ancaman karhutla. (Foto: Istimewa)

Kalteng

WARGA Pulpis Salat Istisqa Minta Hujan

Rabu, 5 Agu 2026 - 22:55

Foto udara memperlihatkan asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Selasa (4/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

PERKUAT Penanganan Terpadu Tanggulangi Karhutla

Rabu, 5 Agu 2026 - 22:22

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca