TEMAJUK JADI PINTU Pariwisata Indonesia-Malaysia

- Penulis

Minggu, 8 November 2026 - 19:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPPDT Irjen Pol. Edfrie R. Maith (kanan) saat meninjau PLB Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (5/11/2026). (Foto: HO-BNPPDT)

Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPPDT Irjen Pol. Edfrie R. Maith (kanan) saat meninjau PLB Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (5/11/2026). (Foto: HO-BNPPDT)

SuarIndonesia — Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) menyiapkan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebagai pintu akses masyarakat Indonesia dan Malaysia sekaligus penggerak pariwisata kawasan perbatasan.

Potensi tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPPDT Irjen Pol Edfrie R Maith, dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Maith saat meninjau PLB Temajuk, Kamis (5/11/2026), menilai keberadaan PLB dapat mendukung akses wisatawan dari Sarawak, Malaysia menuju kawasan Pantai Temajuk maupun Telok Melano.

Ia menjelaskan posisi strategis Temajuk yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, Sarawak, memberikan peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat di kedua wilayah.

Seiring peningkatan aktivitas lintas batas dan rencana pengembangan fasilitas perbatasan, lanjut dia, kesiapan masyarakat menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Khususnya, pelaku usaha lokal perlu memiliki kapasitas untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang terbuka.

“Kalau perbatasan kita di PLB semakin ramai dan nantinya PLBN dibangun, tentu peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka. Masyarakat sekitar harus memiliki kesiapan untuk menangkap peluang tersebut,” ujar Maith dilansir dari Antara.

Dia menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perlu berjalan seiring dengan pengembangan infrastruktur.

Dengan demikian, pembangunan kawasan perbatasan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Selain kesiapan SDM, Maith menyoroti kebutuhan infrastruktur pendukung di Temajuk yang masih memerlukan perhatian.

Baca Juga :   BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Infrastruktur yang memadai diperlukan untuk menunjang aksesibilitas, kelancaran mobilitas masyarakat serta pengembangan potensi pariwisata.

Peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya BNPPDT mengidentifikasi potensi dan kebutuhan kawasan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan pengelolaan perbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, Maith didampingi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas Septiza untuk melihat kondisi PLB Temajuk dan kawasan sekitarnya.

PLB Temajuk direncanakan untuk dikembangkan menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Peningkatan status tersebut diharapkan dapat memperkuat fungsi pelayanan lintas batas sekaligus mendukung konektivitas masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Sementara itu, Pemerintah Sarawak, Malaysia, tengah membangun Border Post Telok Melano yang berstatus Pos Kawalan Sempadan (PKS). Keberadaan fasilitas perbatasan di kedua wilayah menjadi potensi pendukung peningkatan aktivitas lintas batas.

Melalui pengembangan kawasan tersebut, BNPPDT berupaya mengoptimalkan potensi Temajuk sebagai kawasan perbatasan yang memiliki nilai strategis, baik dari sisi konektivitas maupun pariwisata. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
MENTAN: BANTUAN ALSINTAN Gratis, Masyarakat Lapor Bila Ada Pelanggaran
BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
AKSI RAKYAT BELA INDONESIA: Ajukan 5 Tuntutan
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel
BNPB : Tim Terkait Masih Bersiaga di Lapangan Himpun Kronologi serta Penyebab Jatuhnya Helikopter “Water Bombing”
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:47

MENTAN: BANTUAN ALSINTAN Gratis, Masyarakat Lapor Bila Ada Pelanggaran

Minggu, 8 November 2026 - 21:52

SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:35

TEMAJUK JADI PINTU Pariwisata Indonesia-Malaysia

Minggu, 8 November 2026 - 19:28

AKSI RAKYAT BELA INDONESIA: Ajukan 5 Tuntutan

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38