Bobotoh Dinilai Lebih ‘Besar’ dari Bonek

- Penulis

Jumat, 5 Juli 2019 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djadjang Nurdjaman menilai Bobotoh lebih besar dari Bonek. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Suarindonesia – Djadjang Nurdjaman mengungkapkan pendapatnya mengenai Bonek Mania dan Bobotoh jelang laga Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung pada pekan ketujuh Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (5/7) malam WIB. Di mata Djanur, sapaan akrabnya, Bobotoh lebih besar dari Bonek.

Pernyataan Djanur mengacu persebaran pendukung Persib yang lebih luas meski ada beberapa klub lain di Jawa Barat seperti PSGC Ciamis, Persika Karawang, hingga Persikab Kabupaten Bandung. Hal itu berbeda dengan pendukung Persebaya yang mayoritas terpusat di Surabaya.

Namun demikian, pelatih yang sukses mengantarkan Persib juara ISL tahun 2014 melihat Persebaya dan tim Maung Bandung memiliki basis suporter yang luar biasa.

“Boleh dikatakan Bobotoh lebih besar karena seluruh Jawa Barat. Kalau Bonek hanya Surabaya karena di sini [Jawa Timur] juga ada Arema, Persela, dan tim-tim lainnya. Itu saja perbedaannya,” ujar Djanur kepada awak media.

Soal tekanan melatih dua klub dengan nama besar seperti Persebaya dan Persib, Djanur mengungkapkan ada satu kesamaan yaitu tekanan besar dari fan. Hal itu pula yang dirasakan pelatih berusia 60 tahun itu semasa masih melatih Persib dan saat ini di Persebaya.

“Tekanan ketika tidak dapat hasil yang sesuai, tekanannya sama. Apalagi sekarang di era media sosial,” ia mengungkapkan.

Di awal musim ini, posisi Djanur malah sempat goyang karena beragam hasil tak memuaskan Persebaya. Bahkan, Bonek sampai turun ke lapangan dan membentangkan spanduk ‘Jangan Bikin Malu Surabaya’ saat anak asuh Djanur menjamu Madura United pada leg pertama perempat final Piala Indonesia, 19 Juni lalu. Ketika itu laga diakhiri lebih cepat saat skor imbang 1-1.

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Untungnya rapor penampilan tim Bajul Ijo membaik dalam dua laga terakhir di Liga 1 dengan mengalahkan Borneo FC 2-1 dan Persela Lamongan 3-2. Meskipun langkah Persebaya harus terhenti di perempat final Piala Indonesia karena disingkirkan Madura United.

Kendati tren anak asuhnya sedang positif, Djanur enggan jemawa. Selain mewaspadai kebangkitan Persib yang gagal menang dalam empat laga terakhir, Djanur juga tidak bisa memainkan Damian Lazio (sanksi), Oktafianus Fernando (cedera), dan Osvaldo Haay yang izin pulang ke Papua untuk mengikuti tes Aparat Sipil Negara (ASN).

“Persib dalam tekanan pasti akan bangkit dan motivasi lebih. Kami dua kali terpeleset di GBT dan tekanan juga luar biasa sehingga harus tampil dengan motivasi tinggi,” kata Djanur. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14