BISA DITANGKAP, Harapan Warga untuk Buaya Besar yang Bikiin Resah

- Penulis

Rabu, 31 Agustus 2022 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga Bangkal Tengah, Kecamatan Tatah Makmur masih was-was. Pasalnya kemunculan buaya berukuran tiga hingga empat meter di sungai desa tersebut, masih menjadi persoalan yang membuat warga takut.

Benar saja, mereka takut buaya yang kerap menampakkan diri pada malam hari itu sewaktu-waktu bisa saja mencelakai mereka.

Kepala Desa Bangkal Tengah, Ali Pandi mengaku bahwa pihaknya pernah berupaya untuk mengusir sendiri buaya yang ada di sungai.

Salah satunya, dengan cara menembaknya dengan senapan angin. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Sebelum hal itu dilakukan, buaya itu justru lebih dahulu kabur.

“Yang pasti warga kami di sini takut. Terutama warga yang biasa mencari undang atau ikan. Karena kemunculannya tidak hanya malam hari,” ucapnya.

“Terkadang, ada warga yang melihat buaya di waktu siang,” tekannya.

Ia berharap, hewan predator yang diduga merupakan jenis buaya muara itu bisa segera diusir atau ditangkap kemudian dipindahkan ke tempat yang aman.

“Kami inginnya upaya itu bisa cepat dilakukan. Kasihan warga yang biasa mencari nafkah di sungai ini,” harapnya.

“Karena banyak warga kami di sini menggantungkan hidupnya dari penghasilan aktivitas di sungai,” pungkasnya.

Rasa takut itu terjadi bukan tanpa alasan, pasalnya berdasarkan video amatir yang didapatkan dari warga, terlihat seekor buaya berukuran besar yang berseliweran berenang di sungai yang tak jauh dari desa tersebut. Tepatnya Desa Terapu Kuin Kecil, Kecamatan Aluh-aluh.

Maklum, warga Tatah Bangkal Tengah, biasa memanfaatkan aliran sungai untuk mencari nafkah. Misalnya, mencari ikan hingga udang galah.

BISA DITANGKAP, Harapan Warga untuk Buaya Besar yang Bikiin Resah (1)

“Biasanya, saya mencari udang galah dijual perkilo itu Rp100 ribu. Dan sekarang sudah sebulan tidak bisa lagi,” ujar Rusli, salah satu warga desa tersebut, Rabu (31/8/2022) sore.

“Kalau malam, hampir tak ada lagi yang berani beraktivitas di sungai ini. Bahkan, untuk melintas pun tidak berani. Kalaupun ada, itu orang-orang yang tidak tahu kabar kalau ada buaya saja yang berani melintas di sungai itu,” tekannya.

Rusli menceritakan, kabar kemunculan buaya itu pertama kali diketahui dari salah seorang warga yang mengaku pernah melihat saat hendak berwudhu di sungai sekitar setengah bulan yang lalu.

Baca Juga :   PERHATIKAN Kesehatan Personel yang Sakit, Ini Dilakukan Polresta Banjarmasin

“Tapi, lantaran hanya satu orang yang melihat, tidak ada yang percaya bahwa yang dilihat adalah buaya,” tuturnya.

Tak lama setelah itu, seorang warga lainnya, yang biasa mencari ikan dan udang galah di sungai, menurut Rusli, justru hendak membuktikan kebenaran adanya buaya di sungai.

“Ia bilang, kalau ketemu buayanya, akan ia tombak,” ujar Rusli.

Sayang, alih-alih bisa menombak buaya. Warga itu, menurut Rusli, justru tak bisa berbuat apa-apa selain kabur alias menjauh dengan perahunya.

“Bagaimana tidak menjauh, menurutnya ada dua buaya yang menghalangi lalu lintas perahunya di sungai. Padahal waktu itu siang hari,” tuturnya.

“Dan sampai sekarang, ia masih tidak berani lagi turun ke sungai,” tekannya.

Baca Juga :

MASIH HANTUI Warga, Teror Buaya Muara, BKSDA Kalsel Pasang Papan Imbauan

Kabar kemunculan buaya itu sontak ramai, ketika penampakannya seringkali terlihat. Yang melihatnya pun tidak hanya satu atau dua orang warga. Tapi hampir seluruh warga.

“Yang paling ramai itu saat buaya kedapatan memangsa bebek milik keluarga saya. Banyak warga yang melihat,” ungkap Rusli.

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Darsani. Ia bilang, bila malam hari, cukup banyak warga yang keluar dari rumah.

Berkumpul-kumpul, atau sekadar melihat situasi sungai. Apakah buaya masih kerap menampakkan diri, atau tidak.

“Dan benar, buaya itu sering keluyuran dan memapakkan dirinya pada malam hari. Seingat kami, buayanya ada dua ekor,” ucapnya.

Sementara itu, kabar kemunculan buaya di kawasan Tatah Bangkal Tengah itu sudah diketahui oleh Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel.

Dan dari hasil pantauan kemarin (31/8/2022) siang, tiga orang personel dari tim BKSDA Kalsel juga datang ke lokasi.

Salah seorang personel BKSDA Kalsel, Jarot Jaka Mulyana membenarkan bahwa kedatangan pihaknya, masih sebatas pemantauan.

“Kami belum bisa memberikan keterangan. Apa yang kami dapatkan, kami laporkan dulu ke pimpinan. Nanti, pimpinan yang langsung memberikan keterangan,” ucapnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru
JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:38

EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 23:24

PDU Palangka Raya Ubah Limbah Plastik jadi Paving Block

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca