BERSAMA KEMENDAGRI, Dewan Kalsel Lakukan FGD Atas LKPj Gubernur 2024

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 19:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel menggelar Fokus Group Discussion (FGD) bersama seluruh mitra kerjanya di Aula Gedung Badan Penghubung (Banhub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, di Jakarta, pada Selasa (22/4/2025).

Ini demi memberikan rekomendasi yang baik, tepat dan terarah terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun Anggaran (TA) 2024.

Usai dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kalsel Dr. H. Supian HK, SH, MH, forum diskusi yang menghadirkan pejabat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) tersebut dipimpin  Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Alpiya Rakhman didampingi Sekretaris DPRD Kalsel M. Zaini.

M. Alpiya Rakhman mengatakan, digelarnya FGD ini untuk meminta masukan-masukan ke Kemendagri terkait rekomendasi yang akan diberikan oleh Pansus DPRD Kalsel terhadap LKPj Gubernur Kalsel TA 2024.

“Hasil diskusinya tentu diminta masukan ke Kemendagri dalam rangka hal-hal apa saja yang akan kita masukan di dalam rekomendasi tadi yang akan disampaikan ke pemerintah maupun Gubernur Kalimantan Selatan,” ujar Alpiya.

Selanjutnya, Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini berharap dan menggariabawahi, bahwa semua rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh DPRD Kalsel nantinya agar benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kalsel.

“Harapannya, semua rekomendasi yang akan kami keluarkan itu bisa dilaksanakan dengan baik oleh setia OPD yang ada di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Tidak ada lagi rekomendasi kami berulang tiap tahun itu-itu saja. Seolah-olah rekomendasi dari DPRD itu hanya catatan yang tidak dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi,” tegasnya.

Ahli Madya Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah Dan DPRD Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dapam Negeri Yasoaro Zai, S.Sos, MM, selaku narasumber sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh DPRD Kalsel bersama Pemprov Kalsel dalam upaya penyempurnaan penyusunan rekomendasi terhadap LKPj Gubernur Kalsel TA 2024.

Baca Juga :   SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa dengan Wajah Berdarah

Jika ada temuan DPRD Kalsel yang dimasukan dalam rekomendasi, lanjutnya, hendaknya dapat dilakukan komunikasi yang efektif dengan Kepala Daerah untuk mewujudkan rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPRD.

“Terhadap rekomendasi LKPj yang disampaikan, kami berharap dan sudah kita diskusikan, supaya benar-benar itu dinilai secara riil.

Apabila ada hal-hal yang masih belum tercapai barangkali bisa didiskusikan dengan pihak OPD,” ucap Zai.

Fasilitator Kepala Daerah Dan DPRD Se Kalimantan ini juga menegaskan, bahwa Kemendari saat ini telah melakukan pengawasan dan mewajibkan seluruh Kepala Daerah untuk melaksanakan semua rekomendasi dari DPRD.

“Kementerian Dalam Negeri memang beberapa waktu terakhir ini mewajibkan bahwa rekomendasi itu harus ditembuskan kepada Menteri Dalam Negeri.

Nantinya ini sebagai bahan untuk pengambilan kebijakan,” ujarnya

Sekretaris DPRD Kalsel, M. Zaini menambahkan, FGD ini merupakan bagian dari proses penyusunan rekomendasi terhadap LKPj Gubernur Kalsel TA 2024.

Untuk agenda selanjutnya adalah menyiapkan finalisasi penyusunan rekomendasi terhadap LKPj Gubernur Kalsel TA 2024.

Kemudian pada tanggal 31 April 2025 akan dilaksanakan rapat paripurna yang berisi agenda persetujuan 4 pansus atas rekomendasi yang disampaikan dan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan DPRD Kalsel.

“Nanti (Rabu 30/4/2025) pengambilan keputusan persetujuan pansus-pansus terhadap rekomendasi DPRD.

Terus yang kedua, baru rekomendasi tersebut diserahkan kepada Pak Gubernur,” tutupnya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
MOMENTUM Keluarga Besar Polresta Banjarmasin Mengenang Perjuangan dan Keteladanan Rasulullah SAW
BMKG: 1.079 Hotspot Terdeteksi pada Kamis
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca