BERGULIR Dugaan Ijazah Palsu, Oknum M Mangkir dari Panggilan YBWS

- Penulis

Sabtu, 14 September 2024 - 17:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pembina Yayasan Bina Warga Satui, ,Adrian S.Pd

Ketua Pembina Yayasan Bina Warga Satui, ,Adrian S.Pd

SuarIndonesia – Bergulir atas dugaan ijazah palsu, dimana oknum M, mangkir dari panggilan pihak Yayasan Bina Warga (YBWS) Satui.

Diketahui, YBWS, sebuah lembaga pendidikan yang berdedikasi untuk penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, dan kini tengah menghadapi isu serius terkait dugaan penggunaan ijazah Paket C palsu oleh M, salah oknum anggota DPRD Tanah Bumbu terpilih periode 2024-2029.

Dugaan ini muncul di tengah masyarakat dan mulai merusak reputasi yayasan serta lembaga pendidikan yang menaunginya, yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Warga.

YBW Satui, yang telah beroperasi sejak akta perubahan yang dilakukan oleh Abdul Basit, S.H., M.Kn pada 21 Juni 2021, berusaha menanggapi isu ini dengan langkah tegas untuk menjaga kredibilitasnya sebagai lembaga pendidikan yang terakreditasi B oleh BAN-PDM.

Untuk menindaklanjuti dugaan tersebut, yayasan telah mengeluarkan surat panggilan resmi kepada M. Dalam surat panggilan yang diterbitkan, M diharapkan hadir dalam pertemuan yang dijadwalkan pada Jumat, 13 September 2024, pukul 09.30 WITA, di kantor yayasan yang beralamat di Jalan Karya Bersama, RT. 02, Desa Makmur Jaya, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Tujuan dari pertemuan adalah untuk melakukan klarifikasi mengenai status ijazah Paket C yang diklaim sebagai palsu. Dalam panggilan tersebut dari keterangan, M diminta untuk membawa ijazah Paket C asli beserta salinannya guna memperjelas keabsahan ijazah yang dipersoalkan.

Namun, ketidakhadiran M dalam pertemuan tersebut tanpa memberikan alasan resmi semakin menambah spekulasi dan kekhawatiran publik terhadap kasus ini.

Baca Juga :   POLISI Memburu Pelaku Gengster di Jalan A Yani Km 2 Banjarmasin

Ketua Pembina Yayasan Bina Warga Satui, Adrian, S.Pd, dalam keterangannya menegaskan pentingnya penyelesaian isu ini secara profesional.

“Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, Yayasan Bina Warga Satui selalu mematuhi standar nasional dalam pelaksanaan ujian dan sertifikasi.

Kami sangat prihatin dengan isu yang berkembang ini dan tidak ingin masalah ini merusak nama baik yayasan kami. Kami berharap M dapat segera memberikan klarifikasi yang diperlukan dan menyelesaikan masalah ini dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Yayasan, Ali Hasbi Nasution, SE, mengenai perkembangan kasus ini. menegaskan dukungan penuh terhadap upaya yayasan dalam menjaga integritas dan transparansi lembaga.

“Kami akan terus memantau proses ini dan memastikan bahwa semua langkah yang diambil sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam menyelesaikan masalah ini dilakukan dengan objektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, yayasan berencana melanjutkan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan akan mengambil langkah selanjutnya sesuai dengan hasil dari pertemuan klarifikasi. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh L;engah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh L;engah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Senin, 13 April 2026 - 16:40

JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca