SuarIndonesia – Pasca dijabatnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tokoh muda dan menguasai IT, tentunya dalam pengembangan pendidikan untuk ke depan tak menutup kemungkinan memanfaatkan teknologi dalam upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan yang lebih merata di Tanah Air.
Bahkan diyakini Mendikbud, Nadiem Makarim, akan memberlakukan IT untuk mengajar sistem belajar mengajar ke depannya. Mengingat saat ini permasalahan di bidang pendidikan yang belum seragam, sehingga jika diubah dengan sistem aplikasi akan sangat mudah dalam proses belajar mengajar.
“Saya sangat mendukung jika sistem belajar mengajar menggunakan IT karena aplikasi itu bukan sesuatu barang yang mewah tetapi sebuah kebutuhan di zaman sekarang ini,’’ ucap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Banjaramsin Drs H Syarwani kepada awak media, Kamis (07/11).
Mantan Wakil Kadis Capil Kota Banjarmasin ini juga mengakui bahwa soal pembangunan manusia dan kebudayaan sangat dibutuhkan.
Bahkan agar sistem belajar mengajar diprosesnya seragam tentu saja jika dengan menggunakan aplikasi seperti sejumlah sekolah di Malang yang sudah menerapkan akan mendorong percepatan penyebaran.
Jadi, dengan pembelajaran aplikasi yang harus dibangun agar ada standardisasi, ada sebuah standar kualitas. Tidak usah sama, mirip-mirip, tapi memudahkan guru dan pelajar-pelajar kita dalam belajar, ujarnya.
Sarwani juga sadar benar secara garis besar, dunia pendidikan Indonesia khususnya di Banjarmasin juga memiliki tantangan untuk dapat merespons pasar tenaga kerja yang berubah akibat perkembangan teknologi. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















