BENIH SIAM Lokal Banjar Terancam dan Perlu Solusi

- Penulis

Kamis, 18 Februari 2021 - 21:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca banjir, para petani di Kabupaten Banjar terancam tidak bisa melakukan penanaman akibat bibit padi mengalami pembusukan.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Fahrani S,Pd.I, M.SI, Kamis (18/2/2021) mengatakan berdasarkan pantauannya dimana masyarakat Kabupaten Banjar, mayoritas sebagai petani tidak bisa melakukan penanaman padi.

“Hampir 70 persen lahan pertanian terendam banjir,

Pada masa tanam bibit padi, terendam  dan membusuk, sehingga terancam penanaman benih padi lokal Banjar (Benih Siam)

Memang ada solusi di beberapa daerah dengan menggunakan rimbangun atau anakan benih yang tumbuh pasca panen untuk di semai kembali,” tambahnya

Selain itu, pada saat kunjungan Menteri Pertanian yang lalu bantuan yang dipedulikan hanya masalah pertanian.

Sedangkan untuk buah jeruk, rambutan, dan perikanan, tidak terakomodir bantuan pasca banjir.

Padahal salah satu pendapatan terbesar untuk masyarakat Kabupaten Banjar adalah pertanian jeruk dan perikanan.

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

“Saat ini bibit jeruk sangat langka, dan perikanan indukan untuk menghasilkan bibit ikan hampir semuanya terlepas, akibat banjir yang melanda di wilayah kita,” ungkapnya

Wilayah yang terdampak pertanian jeruk di Kecamatan Astambul yakni Desa Sungai Tuan, Kecamatan Sungai Tabuk di Lok bBntar dan Lok Baintan.

“Ini memasok keperluan kalimantan dan jawa. Masyarakat sangat mengharapkan bantuan bibit perikanan dan pertanian untuk dapat melangsungkan pemulihan ekonomi.

Kita ingin potensi Kabuoaten Banjar di bidang perkebunan dan perikanan berjalan kembali,” ucapnya.

“Melalui reses kemarin, kami menyikapi hal ini dan menjadi sebuah pokok pikiran (pokir) yang dimasukkan dalam pembahasan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca