BAYI Aysel dan Asser Tewas Dibom Israel saat Ayah Urus Akta Kelahiran

- Penulis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 23:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mohammad Al Qumsan menunjukkan surat kelahiran bayi kembarnya yang baru lahir, setelah mengetahui bahwa mereka, istrinya, dan ibu bayi tersebut telah tewas dalam serangan Israel di Deir Al Balah, di Gaza bagian tengah. inzet: bayi kembar Aysel dan Asser. (Getty Images)

Mohammad Al Qumsan menunjukkan surat kelahiran bayi kembarnya yang baru lahir, setelah mengetahui bahwa mereka, istrinya, dan ibu bayi tersebut telah tewas dalam serangan Israel di Deir Al Balah, di Gaza bagian tengah. inzet: bayi kembar Aysel dan Asser. (Getty Images)

SuarIndonesia — Bayi kembar baru lahir berusia empat hari tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Selasa (13/8/2024), ketika ayah mereka pergi untuk mengurus akta kelahiran.

Anadolu Agency melaporkan kedua bayi tersebut baru saja lahir pada Sabtu (10/8/2024) di Deir al-Balah, namun kini tinggal nama imbas serangan brutal Negeri Zionis di apartemen mereka.

“Saya baru saja mendapatkan akta kelahiran untuk anak-anak saya yang baru lahir, Aysel dan Asser,” kata sang Ayah, Mohammad Abu Al Qumsan, kepada Anadolu Agency.

Tangisnya tak terbendung meratapi kepergian dua buah hatinya.

Al-Qumsan mengatakan saat serangan terjadi, dirinya sedang mengurus akta kelahiran kedua anaknya di luar rumah. Panggilan telepon kemudian masuk ke ponselnya yang membawa kabar duka tersebut.

Bak disambar petir, Al Qumsan lari ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah dan mendapati kedua buah hatinya telah tiada. Bukan hanya dua bayi kembarnya saja, istrinya, Jumana Arafa, juga termasuk di antara para korban tewas.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

“Aysel dan Asser adalah awal dan akhir kebahagiaan saya. Kebahagiaan saya tidak lengkap, dan sekarang menghilang,” ujarnya seperti dikutip CNNIndonesia dari Anadolu Agency.

Sejak mengetahui kabar kehamilan Jumana, al-Qumsan telah menantikan hari-hari di mana ia bisa memiliki keluarga kecil yang utuh. Kini, harapannya tersebut hanya tinggal angan-angan.

Agresi Israel di Jalur Gaza hingga kini terus memakan korban jiwa. Per Rabu (14/8/2024), jumlah warga Palestina yang meninggal dunia nyaris mencapai 40.000 jiwa. Mayoritas korban anak-anak dan perempuan. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!
TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:58

PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Sabtu, 11 April 2026 - 23:12

BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 April 2026 - 22:04

RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB

Kamis, 9 April 2026 - 21:47

HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Senin, 6 April 2026 - 22:01

PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca