Bawaslu Buru Pemasang Spanduk Fitnah ‘Jokowi Bersama PKI’

- Penulis

Kamis, 6 Desember 2018 - 00:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi menjadi korban dugaan kampanye hitam, usai terpasang spanduk ‘Jokowi Bersama PKI’ di Kebon Kacang, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/ Harvey Darian)

 

Suarindonesia – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta, Puadi mengatakan pihaknya masih memburu pelaku pemasangan spanduk bertuliskan #JokowiBersamaPKI. Diketahui spanduk fitnah tersebut terpasang di bilangan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (4/12).

Puadi menolak berspekulasi mengenai siapa pemasang tersebut. Bawaslu masih akan mencari tahu dulu siapa yang memasang.

“Kita tidak bisa berasumsi. Susah juga kita untuk menduga apakah paslon yang melakukan atau memerintahkan,” ucap Puadi saat dihubungi, Rabu (5/12).

Puadi mengamini bahwa spanduk tersebut memang terpasang di kawasan Kebon Kacang. Dia mengaku telah mendapat laporan dari masyarakat mengenai hal itu.

Puadi lantas meminta Bawaslu Kota Jakarta Pusat untuk bertindak. Spanduk lalu diturunkan dengan segera. Puadi menyebut konten spanduk diduga mengandung unsur menghasut dan mengadu domba seperti yang tertuang dalam Pasal 280 UU No 7 tahun 2017 Pasal 1 butir d.

“Kita perintahkan kepada Bawaslu kota Jakarta Pusat untuk melakukan investigasi atau penelusuran,” kata Puadi.

Nantinya, jika sudah menemukan alat bukti, spanduk tersebut akan menjadi temuan Bawaslu. Batas waktu untuk menelusuri pemasangan spanduk yakni 7 hari, atau pada Selasa pekan depan (11/12). Jika tidak ada alat bukti yang memuaskan, Bawaslu tidak akan melanjutkan penelusuran.

Baca Juga :   FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK

“Bawaslu memerintahkan kepada wilayah untuk mengawasi jangan sampai ada lagi yang terpasang seperti itu,” kata Puadi.

Diketahui, spanduk putih bernada fitnah terhadap Presiden Joko Widodo terpasang di kawasan Kebon Kacang, Jakarta, pada Selasa kemarin (4/12).

Dalam spanduk tertulis #PKIBerkedokPancasila, #JKWBersamaPKI, #JKWHoaksNasional, #JKWSontoloyoNasional, #JKWGenderuwoNasional, 2019 Tenggelamkan PKI. Selain itu, nampak pula tulisan Prabowo – Sandi for Presiden Indonesia Kuat. Foto Prabowo dan Sandi turut terpajang di bagian kanan beserta nomor urut 02 dan lambang parpol pemgusungnya dalam Pilpres 2019. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
DISIAPKAN Ratusan Titik Rumah Oksigen-Mobil Keliling Karhutla
DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca