BARU 40 Persen Capai Vaksinasi di Kalsel dari 678 Sasaran

BARU 40 Persen Capai Vaksinasi di Kalsel dari 678 Sasaran

SuarIndonesia – Capaian sasaran vaksinasi di Kalsel masih belum terlalu tinggi. Di Provinsi Kalsel saja dari jumlah sasaran 678 ribu populasi baru tercapai 40 persen vaksinasi.

Capaian terbanyak masih untuk tenaga kesehatan (nakes) dan pekerja publik, sedangkan kelompok lanjut usia (lansia) masih rendah.

“Capaian vaksinasi untuk lansia di Kalsel baru kurang lebih 6 persen. Fenomenanya hampir sama di seluruh Indonesia capaian lansia rendah,’’ jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, HM. Muslim, Selasa (29/6/2021).

Menurut Muslim untuk menggenjot capaian target vaksinasi tersebut pihaknya bersama pemangku kepentingan lainnya rutin melaksanakan vaksinasi massal.

Dikatakannya vaksinasi massal mampu menarik minat masyarakat untuk divaksin.

Ia menyebut dalam pelaksanan vaksinasi massal tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi kerumunan.

“Melalui vaksinasi massal kan ramai-ramai ya, jadi orang yang tadinya sedikit cemat melihat banyak orang jadi senang lalu mau divaksin,’’ bebernya.

Pemprov Kalsel bersama TNI dan Polri baru saja selesai melaksanakan vaksinasi massal selama 3 hari. Pada vaksinasi massal tersebut jauh melampaui target.

Selama 3 hari vaksin yang disuntiikan terlaporkan 48.233 dosis.
Selain di provinsi, lanjut Muslim, pemkab dan pemkot juga melaksanakan vaksinasi secara massal.

Dalam waktu dekat berbarengan dengan hari lansia juga akan dijadikan vaksinasi massal bagi kelompok lansia dengan target seribus dosisi vaksin.

“Kabupaten kota kami minta untuk bersinergi dengan TNI dan Polri bersama-sama melaksanakan vaksinasi massal untuk mencapai target.

Target vaksinasi di Kalsel 18.936 dosis perhari untuk mengimbangi target 1 juta dosis perhari secara nasional,’’ tuturnya.

Ia menambahkan pada momentum Hari Bhayangkara yang jatuh 1 Juli besok juga akan dilaksanakan program Serbuan Vaksin.

Muslim berharap momentum vaksinasi massal dapat terus dipertahankan untuk membentuk kekebalan kelompok.

“Kami juga berharap pihak swasta bisa bersinergi misalnya dengan menyediakan CSR untuk doorprize bagi lansia yang divaksin, dengan demikian bisa menarik minat para lansia untuk divaksin,’’ harapnya.

Sampai dengan saat ini vaksin yang diterima di Kalsel berjumlah 597.510 dosis. Vaksin tersebut baik yang diperuntukkan bagi daerah maupun stok pusat yang diberikan kepada TNI Polri.

Sampai dengan tanggal 29 Juni 2021 sudah tergunakan 83 persen, sedangkan sisanya 99.958 dosisi.

Data tersebut terus bergulis secara dinamis, sebab setiap hari disuntikkan bagi penerima.

Berdasarkan data Satgas Penangan Covid-19 per Selasa kemarin jumlah kasus aktif 729 orang. Kasus tertinggi masih di Kabupaten Banjar, Tanah Bumbu, Kota Banjarbaru, dan Banjarmasin.

Pemprov Kalsel juga masih menyiapkan tempat karantina mengantisipasi apabila terjadi peningkatan kasus.

Meski demikian, beberapa tempat karantina di Kalsel sudah tutup setelah terjadi penurunan isolasi karantina.

“Angka kesembuhan kita 95 persen jauh lebih tinggi dari nasional. Kasus aktif lebih rendah dari nasion yang 5 persen kita hanya 2 persen saja.

Kondisi demikian jangan membuat masyarakat terlena dan terlalu berani tidak menjalankan prokes. Bagi yang sudah vaksin dihimbau tetap menerapkan protokol kesehatan, apalagi dengan adanya varian baru,” pungkasnya.(RW)

 303 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: