BANYAKNYA Kerusakan Museum Sultan Suriansyah Disoroti Sejarawan

- Penulis

Jumat, 2 Juli 2021 - 01:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Museum di Komplek Cagar Budaya Makam Sultan Suriansyah, Jalan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, terlihat cukup memprihatinkan.

Pasalnya, dari pantauan Kalimantan Post, terlihat banyak lubang di bagian atap bangunan yang lokasinya masih satu kompleks dengan Makam Raja Banjar tersebut. Kondisi itu seakan membuat bangunan tersebut tidak layak disebut dengan museum.

Keadaan itu membuat salah satu anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Banjarmasin angkat bicara, yakni Mursalin.

Sejarawan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin itu mengaku sangat prihatin dengan rusaknya tempat penyimpanan peninggalan kerajaan Banjar tersebut

“Sebagai bagian dari Tim Ahli Cagar Budaya, tentu kami terus berupaya agar masalah ini bisa menemukan titik terang dan bisa dilakukan perbaikan,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui pesan singkat, Rabu (1/7/2021) petang.

Keprihatinan yang ia utarakan itu diperparah dengan banyaknya artefak atau peninggalan yang dibawa pulang oleh pengurus untuk diamankan lantaran takut hilang atau rusak akibat kumuhnya kondisi museum.

Menurut yang akrab disapa Arlong itu, tidak terurusnya bangunan museum tersebut merupakan salah satu imbas dari polemik yang terjadi atas kepengurusan makam.

“Ini sangat disayangkan, padahal banyak orang yang hendak melihat artefak peninggalan namun malah dibawa. Apalah daya, permasalahan yang terjadi di kompleks makam itu masih alot,” ujarnya.

“Padahal makam itu berpotensi menjadi struktur cagar budaya tingkat nasional, mengingat ketokohan Sultan Suriansyah sebagai pendiri Kesultanan Banjar,” tukasnya

Baca Juga :   DEBAT Perdana Pilkada Banjar Digelar KPU, Selasa

Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi bisa segera melakukan pergerakan untuk bisa memperbaiki segala kerusakan. Karena, berdasarkan informasi yang ia dapat, tahun depan Tim Ahli Cagar Budaya tingkat provinsi akan dibentuk.

“Kami berharap dengan hadirnya TACB provinsi mampu memberikan titik terang masalah ini. Karena makam sultan suriansyah ini penting ini tonggak pertama Kesultanan Banjar,” tandasnya.

Sebelumnya, kondisi rusaknya membuat Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina angkat bicara. Ia berharap dilakukan perbaikan kerusakan yang terjadi.

“Karena museum itu pelengkap bahkan simbol peradaban sebuah kota. Makanya museum harus dibenahi,” ucapnya usai memantau langsung kondisi museum, Rabu, (30/06/2021) yang lalu.

Ia tak menampik bahwa kondisi fisik museum tersebut sangatlah tidak layak. Bahkan benda peninggalan yang biasanya dipajang pun dialihkan penyimpanannya oleh pengurus museum.

“Peninggalan-peninggalan memang sudah dirapikan dan disimpan oleh pengurus, karena tidak bisa dipajang di sana. Takutnya hilang, rusak dan sebagainya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ibnu pun berharap agar perbaikan pun segera ditangani pemko Banjarmasin.

“Karena Makam Sultan Suriansyah ini termasuk situs cagar budaya Kalsel, jadi kita harap pemko dan pemprov sama-sama menangani terkait museum ini,” harap Ibnu. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025
AJANG LOMBA Madihin dan Hadrah Digelar Polda Kalsel, Salurkan Bakat Seni Personel dan Masyarakat Umum
KOMPAK Lawan Peredaran, Telawang Percontohan Kampung Bebas Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:48

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:12

PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:39

TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:29

DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:07

AJANG LOMBA Madihin dan Hadrah Digelar Polda Kalsel, Salurkan Bakat Seni Personel dan Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:37

KOMPAK Lawan Peredaran, Telawang Percontohan Kampung Bebas Narkoba

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:31

AKSI PENCURI UANG di Celengan Musala Disergap Warga Sungai Andai

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:48

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Hukum

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:41

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:31

Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. (Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Usai Match ke-20

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca