BANJIR Kotawaringin Timur Meluas Hingga Rendam Belasan Desa

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 23:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara kondisi banjir di Desa Tumbang Sangai Kecamatan Telaga Antang, Senin (27/5/2024). [ANTARA/HO-BPBD Kotim]

Foto udara kondisi banjir di Desa Tumbang Sangai Kecamatan Telaga Antang, Senin (27/5/2024). [ANTARA/HO-BPBD Kotim]

SuarIndonesia — Banjir yang merendam wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) terus meluas hingga merendam belasan desa di daerah itu.

“Di Kecamatan Telaga Antang ini ada 10 desa yang terdampak, sekarang kami bergeser Kecamatan Mentaya Hulu karena di sana banjirnya cukup tinggi,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur Multazam dihubungi saat di lokasi banjir di Kecamatan Telaga Antang, kutip AntaraNews, Senin (27/5/2024).

Banjir di wilayah utara kabupaten itu terjadi sejak Sabtu (25/5/2024), merendam empat desa yang tersebar di Kecamatan Telaga Antang dan Antang Kalang. Banjir akibat tingginya curah hujan sehingga membuat sungai meluap dan merendam dataran rendah di bantaran sungai.

Multazam turun ke lokasi banjir memimpin Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam penanganan bencana tersebut. Mereka melakukan pemetaan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan dalam penanganan dan tanggap darurat banjir saat ini.

Hasil pendataan, banjir di Kecamatan Telaga Antang yang sebelumnya hanya terjadi di tiga desa, saat ini meluas merendam 10 desa. Ketinggian air bervariasi antara 30-150 centimeter.

Dia menyebutkan 10 desa terdampak banjir di Kecamatan Telaga Antang, yaitu Desa Tumbang Sangai, Tukang Langit, Rantau Katang, Tumbang Mangkup, Tumbang Bajanei, Tumbang Boloi, Rantau Sawang, Luwuk Kowan, Rantau Suang dan Tumbang Puan.

Banjir juga terjadi di tiga desa di Kecamatan Mentaya Hulu, yaitu Kelurahan Kuala Kuayan, Desa Bawan dan Tanjung Jariangau. Ketinggian air di lokasi pengukur ketinggian permukaan air sungai sudah mencapai angka 100.

Banjir juga terjadi di Desa Tumbang Manya, Kecamatan Antang Kalang. Ketinggian air sudah mencapai 50 hingga lebih dari 80 centimeter sehingga cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

“Banjir ini akibat curah hujan yang tinggi di wilayah utara. Untuk data kepala keluarga terdampak dan info lainnya menunggu dari camat masing-masing,” kata Multazam.

Saat ini, koordinasi terus dilakukan oleh BPBD dengan pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa yang wilayahnya dilanda banjir. Pendataan juga dilakukan untuk memudahkan jika diperlukan penyaluran bantuan tanggap darurat.

Baca Juga :   KPU KALTENG Perkuat Peran Media Massa untuk Wujudkan Pilkada Damai

BPBD mengimbau masyarakat di daerah-daerah rawan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini penting untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan seiring dengan semakin meningkat intensitas dan curah hujan di Kotawaringin Timur.

Kondisi banjir di Desa Tumbang Manya Kecamatan Antang Kalang, Minggu (26/5/2024). [ANTARA/HO-BPBD Kotim]
Empat Desa Terendam
Banjir merendam empat desa di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur, akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

“Ada beberapa desa yang sudah melapor. Sampai saat ini sudah ada empat desa yang terdata,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Senin (27/5/2024).

Data dihimpun BPBD Kotawaringin Timur, empat desa yang sedang dilanda banjir tersebut berada di dua kecamatan. Tiga desa berada di Kecamatan Telaga Antang yang meliputi Desa Tumbang Boloi, Tumbang Bajenei dan Tumbang Sangai RT 01, sedangkan satu desa lainnya yaitu Desa Tumbang Manya Kecamatan Antang Kalang.

Kondisi banjir yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Telaga Antang mencapai ketinggian air 50-120 centimeter, sedangkan banjir di Kecamatan Antang Kalang berkisar 50-80 centimeter.

Keempat desa ini berada di wilayah utara Kotawaringin Timur yang juga merupakan wilayah hulu sungai. Sebagian wilayah utara yang meliputi enam kecamatan yakni Parenggean, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang, Tualan Hulu dan Bukit Santuai, memang sering dilanda banjir saat musim hujan seperti sekarang.

Banjir yang cukup dalam saat ini membuat aktivitas masyarakat mulai terganggu. Warga juga semakin waspada terhadap kemungkinan banjir masih bertahan atau malah semakin dalam akibat hujan yang masih sering terjadi.

Multazam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan yang bisa terjadi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan kondisi dari waktu ke waktu. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PELAKU Pembantaian Ditangkap di Perbatasan Kalteng-Kaltim
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
MASYARAKAT Kalteng Diminta Waspadai Potensi Hujan Lebat
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:31

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Berita Terbaru

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

Kendaraan yang digunakan untuk uji jalan B50 yang terparkir di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:37

Ketua Umum Tim SNPMB 2026 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4/2026). (UNJ)

Nasional

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca