SuarIndonesia – Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sistem pengamanan dan pengelolaan risiko perkantoran melalui kegiatan Sosialisasi Risk Assessment (Penilaian Risiko), Senin (2/11/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Sekretaris DPRD Kalsel, H. Muhammad Jaini, M.A.P., dengan menghadirkan narasumber Kasubditwaster Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Kalsel, Kompol Bety Nilasari Br. Sitanggang, S.H.
Dalam penyampainnya Kompol Bety menegaskan bahwa manajemen pengamanan mencakup identifikasi kerawanan secara menyeluruh, mulai dari aspek manusia, barang, tempat, dokumen, hingga aktivitas perkantoran.
Menurutnya, sistem pengamanan yang efektif memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen organisasi, bukan sekadar tugas petugas pengaman.
“Pengamanan tidak hanya berbicara tentang penjagaan secara langsung, tetapi juga bagaimana melakukan pemantauan, pengawasan, dan mendeteksi potensi kerawanan sejak dini,” ujar Bety.
Menanggapi hal tersebut, H. Muhammad Jaini menyambut baik sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran aparatur terhadap pentingnya mitigasi risiko.
Melalui langkah ini, ia berharap seluruh jajaran Sekretariat DPRD Kalsel dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tertib, dan kondusif bagi pelayanan publik. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















