BANJIR di Hulu Sungai Tak Berdampak ke Banjarmasin, Kecuali dari Banjar

- Penulis

Rabu, 1 Desember 2021 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Beberapa hari ini, warga Banjarmasin tengah dihantui rasa khawatir terjadi banjir seperti pada Januari 2021 lalu.

Hal itu dikarenakan parahnya kondisi banjir yang merendam daerah hulu seperti Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong.

Namun rupanya kekhawatiran warga tersebut terobati dengan penjelasan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Kepala Bidang (Kabid) Sungai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony menyebut bahwa banjir lima kabupaten tersebut tidak akan berpengaruh dengan kondisi di Banjarmasin.

Ia menjelaskan, air limpahan banjir dari wilayah hulu tersebut langsung menyebar ke banyak sungai dan hanya akan berdampak ke Sungai Barito.

“Insya Allah air tidak masuk ke wilayah Banjarmasin. Terkecuali jika banjir terjadi di daerah Mataraman dan Pengaron, Kabupaten Banjar itu bahaya,” ungkapnya saat dihubungi awak media, Selasa (30/11/2021).

Kendati demikian, Thony mengakui bahwa debit air sungai Martapura yang membelah Kota Banjarmasin diprediksi bakal kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi itu tentu menjadi warning bagi masyarakat dan juga Pemerintah Kota Banjarmasin melalui dinas-dinas terkait.

Bahkan, ia membeberkan, peningkatan permukaan air sungai ini diprediksi bakal terjadi sampai pertengahan Desember ini.

“Diprediksi terjadi lagi mulai tanggal 5-12 Desember. Pasangnya mencapai 2,5 meter, seperti yang pernah terjadi pada awal November tadi,” ucapnya saat dihubungi awak media.

Baca Juga :

PERLENGKAPAN BPBD Kalsel Diturunkan Bantu Banjir di HST

Ia memastikan, bahwa kondisi pasang tinggi itu akan berdampak pada sejumlah wilayah di Banjarmasin. Utamanya di wilayah Banjarmasin Barat, sebagian Selatan dan Utara.

Baca Juga :   KETUA DPRD Kalsel Komitmen Dukung Program Asta Cita Presiden RI

“Normalnya memang pasang air sungai itu sekitar 2,1 – 2,2 meter. Jadi kalau lebih dari itu pasti bakal terjadi banjir rob. Tapi dari hasil wawancara kami ke warga di daerah Selatan menganggap sudah biasa, karena berangsur-angsur surut lagi,” jelasnya.

Menurutnya, berbeda halnya jika sifat peningkatan permukaan air ini adalah banjir kiriman dari daerah Kabupaten Banjar. Maka wilayah yang terdampak juga akan ikut meluas.

“Dampaknya akan sampai ke Banjarmasin Timur seperti kejadian awal tahun 2021. Air kiriman masuk ke Sungai Martapura hingga akhirnya terjadi limpasan. Tapi sejauh ini di Kabupaten Banjar masih relatif aman,” ungkapnya.

“Malahan saat kejadian awal tahun saat banjir kiriman itu, wilayah Barat dan Selatan relatif aman. Tidak terlalu berdampak,” sambungnya.

Di samping itu, ia mengklaim, kemampuan drainase yang ada saat ini masih mampu mempercepat turunnya air jika terjadinya genangan.

“Alhamdulillah masih bagus. Seperti di kawasan Antasari 2-3 jam surut lagi airnya. Memang kondisinya wilayah mana saja yang levelnya di bawah 2,5 meter pasang air pasti terendam,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:10

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19

SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:59

DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Berita Terbaru

Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Foto: Antara/Rio Feisal)

Hukum

OTT LANJUTAN Muara Enim: KPK Tangkap Lima ASN BPK

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:11


Pengendara antre untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina di Duren Sawit, Jakarta, Senin (4/5/2026). (Foto: Arsip Antara/Dhemas Reviyanto)

Bisnis

HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:05

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca