BANJARMASIN Belum Tambah Anggaran Bansos dari APBD Kota

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menyerahkan bantuan sosial bagi guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ekonominya juga terdampak akibat wabah CoVID -19 atau virus Corona.

Bantuan berupa sembako dan uang tunai Rp250 ribu bagi 730 tenaga pengajar tersebut merupakan bantuan sosial (bansos) terakhir yang bersumber dari alokasi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kota.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengemukakan, hingga saat ini pemko belum ada rencana untuk menambah anggaran bansos dari APBD kota, meski saat ini kondisi masih tanggap darurat bencana.

Sebab dari total anggaran penanganan CoVID-19 yang digelontorkan Pemko sebesar Rp92 miliar, Rp18,2 miliar anggaran bansos sudah disalurkan bagi 52 ribu warga yang dinilai ekonominya terdampak CoVID-19.

Baca Juga :   BANDARA NUSANTARA jadi Daya Tarik Investor Tanam Modal di Penajam

“Jadi sampai hari ini tak ada penambahan dari anggaran pemko,” ucap Ibnu di balaikota, Kamis (18/06/2020).

Meski begitu Ibnu mengatakan, bukan berarti bantuan sosial bagi warga yang terdampak dihentikan sama sekali. Saat ini Pemko memaksimalkan bantuan sosial yang anggaran bersumber dari suntikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan senilai Rp11 miliar.

“Ini kan ada bantuan tambahan dari Pemprov Rp100 ribu per bulan yang disalurkan selama tiga bulan. Rencana akan tetap kita alokasikan kepada penerima 52 ribu. Itu yang sudah disiapkan,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi
TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1
UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong
KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi
RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin
PERKARA 169 Kredit Macet di BRI Unit Alalak Kerugian 4,7 Miliar Hadirkan Saksi Ahli dan Adichat
KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat
DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:49

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca