ANTISIPASI Karhutla Dishut Kalsel Siagakan Sarpras

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Fathimatuzzahra, Kepala Dishut Kalsel. (Dok MC Kalsel)

Fathimatuzzahra, Kepala Dishut Kalsel. (Dok MC Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan mulai menyiapkan sarana dan prasarana (Sapras) guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau yang diperkirakan terjadi mulai April 2026.

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Selasa, mengatakan kesiapsiagaan dilakukan melalui penyiapan peralatan pemadaman, pembentukan posko siaga, serta peningkatan patroli terpadu di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.

“Langkah antisipasi tersebut penting agar potensi karhutla dapat ditekan sejak dini, terutama di kawasan hutan dan lahan yang rawan mengalami kebakaran saat kondisi cuaca mulai memasuki periode kemarau,” ujar Fathimatuzzahra dilansir dari Antaranews.com.

Menurut dia, kesiapan personel dan peralatan di lapangan menjadi faktor penting dalam mendukung respons cepat apabila ditemukan indikasi titik api di wilayah rawan kebakaran.

Selain upaya antisipasi karhutla, Fathimatuzzahra juga mengingatkan seluruh unit kerja di lingkup Dishut Kalsel untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja karena saat ini telah memasuki triwulan pertama tahun anggaran berjalan.

Ia menekankan setiap bidang untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan, termasuk proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), sehingga realisasi fisik maupun serapan anggaran dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga :   PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Menurut dia, koordinasi terkait capaian kinerja dan realisasi anggaran dilakukan secara berkala setiap triwulan guna memastikan program pembangunan kehutanan berjalan efektif dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Fathimatuzzahra juga menekankan pengelolaan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam agar tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi tetap mengedepankan fungsi utama kawasan sebagai hutan konservasi.

“Pengembangan klaster tanaman unggulan di kawasan Tahura Sultan Adam perlu diperkuat sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung peningkatan tutupan lahan dan pelestarian hutan di Kalimantan Selatan,” ujar Fathimatuzzahra. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
MOMENTUM Keluarga Besar Polresta Banjarmasin Mengenang Perjuangan dan Keteladanan Rasulullah SAW
BMKG: 1.079 Hotspot Terdeteksi pada Kamis
POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel
BPBD Kalsel: Lahan Terdampak Karhutla Seluas 9.088,75 Hektare
10 PENERBANGAN di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terdampak Asap

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca