ANGKA STUNTING di Kalsel Tahun Ini Ditarget 14 Persen

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 21:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor

SuarIndonesia – Pada tahun 2023 target angka stunting di Provinsi Kalsel sebesar 18,1 persen. Tahun ini targetnya lebih tinggi. Angka stunting di Kalsel ditarget tak lebih dari 14 persen dari total populasi anak.

Berdasarkan data SSGI/SKI tahun 2022 stunting di Kalsel masih berada di anagka 24,6 persen. “PR” yang harus diselesaikan menurunkan 10 persen angka stunting.

Jika dibandingkan tahun 2021 terjadi penurunan 5,4 persen di mana angkanya mencapai 30 persen. Sementara angka stunting tahun 2023 belum dirilis Kementerian Kesehatan (kemenkes).

“Kemungkinan melebihi target, tahun 2023 saja ditargetkan 18,1 persen dan tahun 2024 ini 14 persen,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, Kamis (14/3/2024) sore.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kalsel, Musyridyansyah, mengaku akan mengundang Bappeda, Dinkes, dan DPPPAKB se Kalsel untuk menyamakan langkah penanganan stunting.

Baca Juga :   BANJARMASIN Waspada DBD!

“Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di 13 Kabupaten Kota, dalam rapat Rembuk Stunting nanti akan digelar pada 25 Maret,” ujarnya, usai rapat persiapan Rembuk Stunting.

Ia menyebut angka stunting di Barito Kuala, Kotabaru dan Hulu Sungai Utara, berdasarkan SSGI masih jauh dengan target provinsi.

“Penyebabnya memang mereka masih bingung mungkin dikatakan karena saat pengukuran tahun berikutnya berbeda dengan surfey dan itu akan berpengaruh,” ujarnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca