ANDI Barberman Pecahkan Rekor MURI Cukur 377 Kepala dalam 12 Jam

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Andi, barberman Palangka Raya yang pecahkan rekor MURI. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Muhammad Andi, barberman Palangka Raya yang pecahkan rekor MURI. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

SuarIndonesia — Muhammad Andi (36) seorang Barberman (pencukur rambut) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan mencukur 377 kepala non stop dalam waktu nyaris 12 jam, yakni 11 jam 40 menit. Kegigihan dan kelihaiannya menginspirasi dirinya untuk memperluas akses lapangan kerja bagi pemuda, terutama yang putus sekolah.

Andi menjadi orang pertama yang meraih rekor MURI dalam bidang ketahanan mencukur rambut non stop sebagai ‘Pangkas Rambut kepada Peserta Terbanyak oleh Satu Kapster’. Penghargaan itu ia peroleh usai mencukur rambut ratusan kepala dari pukul 7.30 hingga 19.30 WIB pada (11/1/2026) di Bundaran Besar Palangka Raya.

Usai meraih penghargaan tersebut, Andi kemudian berencana untuk membuka pelatihan pangkas rambut bagi pemuda di Kalteng. Andi kini sedang berkomunikasi dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Palangka Raya untuk membuka pelatihan kerja melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

“Saat ini masih komunikasi dengan Disnaker Kota. Masih proses,” ujar Andi,  Sabtu (7/2/2026) melansir detikKalimantan .

Melalui pelatihan pangkas rambut atau mencukur, Andi berharap agar para pemuda di Kalteng utamanya yang putus sekolah dapat memperoleh keahlian di bidang pangkas rambut. Keahlian tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi modal baik untuk melamar kerja maupun buka usaha.

“Saya ingin agar lapangan kerja bagi pemuda di Palangka Raya maupun Kalteng terbuka lebih lebar melalui pelatihan mencukur,” tegasnya.

Andi menceritakan inspirasi tersebut juga berasal dari pengalaman hidupnya semasa remaja yang pernah putus sekolah karena keadaan ekonomi. Andi sendiri mengaku belum pernah merasakan duduk di bangku sekolah tingkat SMA.

“Saya sendiri belum pernah merasakan sekolah SMA,” ucapnya.

Pemenang Juara Satu Barber Battle International
Prestasi Andi selama ini telah memukau hingga kancah internasional. Ia memperoleh juara satu dalam lomba Barber Battle International di Bali pada Juli 2025 lalu.

“Saya berhasil memenangkan juara satu, mengalahkan berbagai negara Asia lainnya,” jelasnya.

Melalui identitasnya sebagai warga Kalimantan, ia menghadirkan cukuran rambut dengan ukiran burung enggang. Burung enggang sendiri merupakan simbol kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah.

Baca Juga :   BMKG Ingatkan Nelayan Kalteng Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Andi menceritakan kala itu para juri terpukau oleh ukiran yang ia buat. Ukiran burung enggang dalam potongan rambutnya menjadi bentuk pelestarian budaya.

“Saat itu jurinya kebanyakan dari luar negeri, mereka terpukau karena model potongan rambut saya unik dan ada nilai budayanya,” ungkapnya.

Lihai Mencukur saat Jadi Anak Punk
Usai putus sekolah saat SMP, Andi memutuskan untuk bergabung dengan komunitas punk di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Andi sendiri merupakan pria kelahiran 1990 asal Banjarmasin yang semasa kecil pernah ikut neneknya di Kota Palangka Raya. Ibu Kota dari Provinsi Kalimantan Tengah ini bukan hal asing lagi baginya.

Saat menjadi anggota punk, Andi sering mencukur rambut teman-temannya. Siapa sangka, kebiasaan mencukur itu kini menjadi keahlian profesionalnya saat ini sebagai Barberman (pencukur rambut).

“Dulu saya yang sering styling rambut teman-teman. Kayak model mohawk gitu, terus dari situ jadi terbiasa mencukur,” ungkapnya.

Tak hanya keahlian mencukur, nilai ideologi dan rasa solidaritas yang ia peroleh semasa menjadi anggota punk menjadi motivasi dirinya untuk menolong sesama manusia. Salah satunya, melalui rencana pelatihan mencukur yang akan ia buka. Andi sendiri sebelumnya juga sudah sering membuka pelatihan-pelatihan mencukur bagi anak-anak muda.

“Sebelumnya juga sudah sering buka pelatihan bagi anak muda, sudah ada trainer-trainernya yang mendampingi. Pernah diminta seminggu kasih pelatihan mencukur oleh Pemkab Seruyan,” ujarnya.

Andi pemilik usaha Barberbee sejak 2015 itu kini sudah punya 7 cabang Barbershop. 6 cabang di Kota Palangka Raya dan 1 cabang lagi di Kota Batu Licin, Kalsel.

Bagi Andi usaha mencukur rambut bukan hanya soal keahlian. Dari dunia itu ia merasakan banyak keseruan dalam hidup.

“Bagiku dunia barber ini sudah mendarah daging. Aku bisa ketemu banyak orang, punya wawasan baru. Aku sampai kapan pun akan menjadi seorang tukang cukur,” pungkas Andi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya
PELAJAR TEWAS Terjatuh dari Menara Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:06

MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:20

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca