Alokasikan Rp79 M, Banjarmasin Kebut Penyelesaian RS Suriansyah

- Penulis

Selasa, 5 Februari 2019 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Upaya menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Sultan Suriansyah di RK Ilir Banjarmasin Selatan milik Pemko Banjarmasin tak hanya isapan jempol. Bahkan Pemko kejar target penyelesaikan pembangunan dikebut dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp79 miliar untuk tahun 2019.

“Kita merencanakan pembangunan rumah sakit yang menjadi prioritas Pemko Banjarmasin untuk pengadaan lift dan pembangunan gedung baru bisa rampung sebelum akhir tahun, makanya sekarang ini dilakukan pematangan persiapan,’’ ucap Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Ir HM Arifin Noor kepada awak media di sela-sela rapat, Senin (04/02/2019) sore.

Arifin juga mengatakan upaya penyelesailan ini ditarget 24 September bertepatan Hari Jad Kota Banjarmasin. “Kita eskpos ini untuk menyamakan persepsi agar pembangunan cepat selesai,’’ katanya lagi.

Dikatakan, lanjutan pembangunan yang dilakukan terhadap gedung unit 3 nantinya berfungsi sebagai perkantoran dan ruang rawat inap. Sedangkan fasilitas penunjang lain seperti lift yang tak bisa dibangun di 2018 lalu juga akan dilakukan.

Kemudian, jalur penghubung antar unit 1, 2, dan 3 juga segera dilengkapi. Sebab, jika rel penghubung itu tak dibuat, maka operasional RS yang digadang-gadang terealisasi 2019 akan menjadi sulit.

Arifin melanjutkan, dari Rp79 miliar tersebut tidak melulu diperuntukan bagi pembangunan fisik semata. Tetapi juga termasuk biaya MK sebesar Rp1,4 miliar. “Karena tidak multiyear semoga bisa selesai dalam 1 tahun,” katanya.

Plt Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin H Lukman Hakim SKM mengatakan tugasnya menyiapkan segala kesiapan menyangkut operasionalnya yang meliputi sarana dan prasarana berupa alat kesehatan (alkes) juga telah dianggarkan melalui APBD murni 2019 dengan nilai sekitar Rp23 miliar, perizinan dan kelembagaan hingga SDM.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEl H Sahbirin Noor Mengudurkan Diri Disampaikan ke Presiden, Berkas Diproses

“Memang untuk kelembagaan RS, sedang diproses dan diterbitkan dalam SK Walikota, Insya Allah dalam 2 – 3 minggu kelembagaan RS akan sah menjadi lembaga milik pemerintah kota Banjarmasin,” ujar Lukman.

Sementara untuk tenaga medis seperti tenaga profesi, dokter, perawat , bidan, tenaga teknis kini juga sedang diproses. Ada sekitar 140 tenaga medis merupakan tenaga yang merupakan hasil seleksi tes CPNS 2018 dan sisanya akan ditambah lagi melalui pengrekrutan honorer yang akan dibuka bulan Maret 2019 ini.

“Untuk tenaga medis CPNS kini kami tinggal tunggu SK pengangkatannya pada Maret. Jika masih kurang maka akan ditambah lagi tenaga honorer, jumlah tenaga diperlukan untuk operasional RS sekitar 240 orang,” katanya.

Lukman menambahkan, jika semua sarana dan prasarana termasuk izin operasionalnya siap, maka tinggal menunggu akreditasi dari rumah sakit tersebut. Menurutnya, akreditasi RS baru bisa diterbitkan jika semua komponen RS tersebut sudah siap.

“Makanya sekarang ini kan baru dua bangunan yang selesai dan akan dioperasionalkan, sehingga dua bangunan itu dulu yang mendapatkan akreditasi seiring dengan bangunan tiga selesai nanti juga akan menyusul akreditasinya,” jelasnya.

Lukman memastikan, pada November 2019 ini dua gedung yakni IGD dan Poliklinik RS mulai dioperasionalkan sembari melanjutkan pembangunan gedung ke 3 yang tahun ini dikerjakan PUPR. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca