ADOPSI Regulasi Jabar, Kalsel Percepat Tata Kelola Perdagangan

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalsel meluncurkan studi komparasi ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Selasa (14/10/2025). (SuarIndonesia/Ist)

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalsel meluncurkan studi komparasi ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Selasa (14/10/2025). (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Upaya Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam membangun fondasi tata kelola perdagangan daerah yang tangguh memasuki babak krusial dengan memilih Jawa Barat sebagai kiblat perumusan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perdagangan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Kalsel untuk mengadopsi regulasi yang adaptif terhadap tantangan pasar modern, menjamin stabilitas distribusi bahan pokok, sekaligus menggenjot daya saing produk lokal.

​Guna mematangkan Raperda komprehensif ini, Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalsel meluncurkan studi komparasi ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Selasa (14/10/2025).

​Wakil Ketua Pansus II, Umar Sadik, SE., menegaskan pemilihan Jawa Barat bukanlah tanpa alasan.

Menurutnya, regulasi perdagangan yang diterapkan di Provinsi Pasundan tersebut dinilai paling ideal dan relevan dengan konsep Raperda yang sedang digodok di Kalsel.

“Kami telah melakukan survei, dan yang paling mendekati Raperda yang akan kita buat itu Jawa Barat. Kunjungan ini adalah langkah strategis untuk menyerap referensi kebijakan terbaik mereka,” ujar Umar Sadik.

​Diskusi antara legislator Kalsel dan Disperindag Jawa Barat mengalirkan masukan-masukan strategis, terutama yang berkaitan dengan penguatan regulasi dan teknis implementasi di lapangan.

Baca Juga :   DESAK RDP, Soroti Lambannya Penanganan Masalah Rakyat

Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Barat, R. Firman Nurtafiyana, menyambut baik inisiatif ini, bahkan melihatnya sebagai momentum untuk mempererat sinergi perdagangan kedua daerah yang telah terjalin.

​Sejumlah poin penting yang menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut mencerminkan fokus Kalsel pada isu-isu mendasar.

Mekanisme pengendalian bahan pokok, optimalisasi sarana pergudangan, pola operasi pasar terintegrasi untuk menstabilkan harga, hingga strategi peningkatan ekspor daerah.

​”Memang ada beberapa hal yang tadi kita diskusikan, mulai dari pengendalian pengelolaan bahan pokok, pemanfaatan pergudangan, operasi pasar hingga tips and tricks dalam konteks ekspor,” jelas Firman.

​Diharapkan, sinergi kebijakan dan adopsi praktik terbaik dari Jawa Barat ini akan menjadi kunci keberhasilan Kalsel dalam menciptakan Raperda yang tidak hanya bersifat regulatif, tetapi juga transformatif, yang pada akhirnya akan memaksimalkan stabilitas dan pertumbuhan perdagangan di Provinsi Kalimantan Selatan. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN TERSANGKA Kasus “3C” hingga Pembunuhan dan Begal Diamankaan Polda Kalsel
FESTIVAL BAMBOO RAFTING HSS Masuk Unggulan KEN 2026
AKSI SALING SERANG Sejumlah Remaja Bersenjata Tajam di Antasan Kecil Barat
DITEGASKAN GUBERNUR KALSEL Komitmen Bangun Ekosistem Seni Inklusi
RIBUAN CALON MAHASISWA Ikuti Tes Gelombang I UNISKA MAB
DISERBU WARGA Stan UMKM Gratis dan Pasar Murah, Kapolda Kalsel Pimpin Jalan Santai CFD
ANTREAN TRUK Mengular di SPBU Batas Kota Pal 6 Banjarmasin
PENGAKUAN PEMBUNUH Kakak Ipar, Sakit Hati Sering Ribut dan Pemukulan

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:12

PIALA DUNIA 2026: Hasil-Klasemen Akhir di Fase Grup, dan 32 Besar Tim yang Lolos

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:20

DISERBU WARGA Stan UMKM Gratis dan Pasar Murah, Kapolda Kalsel Pimpin Jalan Santai CFD

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:55

PIALA DUNIA 2026: Klasemen dan Tim yang Lolos

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:52

PIALA DUNIA 2026: Tim-Tim Raksasa Tunjukkan Dominasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:47

MATCHDAY 2 PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Sementara

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:15

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen, 3 Tim Raih Hasil 100%

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:47

MOTOGP CEKO 2026: Marc Marquez Juara, Ogura dan Bagnaia Finis 2-3

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Berita Terbaru

Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu di Lhokseumawe, Minggu (28/6/2026). (Foto: Humas Bea Cukai Aceh)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelundupan 325 Kg Sabu-sabu

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:17

Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

1.000 BUMN Dipangkas Presiden Prabowo Menjadi 250

Minggu, 28 Jun 2026 - 22:46

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca