ADAB PUASA tak Sekadar Tahan Lapar, Jaga Kualitas Diri

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 21:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Bambang Iswanto saat menyampaikan kultum usai salat subuh berjemaah di Masjid Raya Darussalam Samarinda, Kaltim, Jumat (14/3/2025). (Foto: ANTARA/Ahmad Rifandi)

Prof Bambang Iswanto saat menyampaikan kultum usai salat subuh berjemaah di Masjid Raya Darussalam Samarinda, Kaltim, Jumat (14/3/2025). (Foto: ANTARA/Ahmad Rifandi)

SuarIndonesia — Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menjaga adab dan kualitas diri, demikian disampaikan guru besar dari Universitas Islam Negeri (UIN) Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Kalimantan Timur Prof Bambang Iswanto dalam kuliah tujuh menit (kultum) usai salat subuh berjemaah di Samarinda, Jumat (14/3/2025).

Prof Bambang menjelaskan, adab dalam berpuasa, seperti yang tertuang dalam risalah Imam Al-Ghazali, mencakup berbagai aspek, mulai dari pemilihan makanan hingga pengendalian diri. Salah satu poin penting yaitu anjuran untuk mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka.

“Makanan bergizi tidak hanya penting untuk kesehatan fisik, tetapi juga untuk menjaga kejernihan akal dan pikiran,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa konsep ini sejalan dengan program pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, yang berfokus pada peningkatan gizi masyarakat.

Prof Bambang juga menyoroti pentingnya konsep “halalan thayyiban,” yang tidak hanya berarti makanan halal secara hukum, tetapi juga bergizi dan tidak membahayakan. “Makanan yang kita konsumsi harus memberikan nilai positif bagi tubuh dan pikiran,” katanya.

Dalam konteks puasa, Prof Bambang mengingatkan agar umat Islam tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan saat berbuka.

“Hindari makanan yang terlalu berminyak atau berkolesterol tinggi, karena justru dapat menimbulkan penyakit,” tegasnya.

Baca Juga :   OIKN: Masyarakat Diminta tidak Terhasut Kabar Bohong Kota Nusantara

Selain aspek makanan, adab berpuasa juga mencakup pengendalian diri. Prof Bambang mengutip Imam Al-Ghazali yang menekankan pentingnya menghindari pertengkaran dan perdebatan.

“Orang yang berpuasa harus mampu menahan diri dari emosi negatif,” nasihatnya.

Lebih lanjut, Prof Bambang mengingatkan tentang pentingnya menjaga lisan dari perbuatan dosa, seperti ghibah dan berkata bohong. “Lidah adalah sumber dosa yang paling mudah dilakukan, oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam berbicara,” ujarnya.

Adab lainnya yang perlu diperhatikan yaitu menghindari perbuatan yang menyakiti orang lain, baik melalui perkataan maupun tindakan. Terakhir, Prof Bambang menekankan pentingnya menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan yang tidak baik.

“Adab dalam berpuasa bukan hanya tentang sah atau tidaknya ibadah kita, tetapi juga tentang kualitas puasa yang kita jalankan,” tutur Prof Bambang dilansir dari AntaraNews.

Prof Bambang juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah.

“Para pemimpin kita adalah orang-orang terbaik yang telah diberi amanah, dan kita perlu mendukung mereka dengan doa,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!
MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara
OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca