SuarIndonesia – Sedikitnya 703 buah usulan atau masukan yang temasuk dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kalsel disampaikan, Kamis (4/4/2024).
Pengambilan keputusan berlangsung secara Intern pada rapat Paripurna DPRD Kalsel di Ruang Rapat H Mansyah Adrian Gedung DPRD Kalsel.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, Hj. Mariana membacakan gambaran umum pokir DPRD dengan menyampaikan usulan atau masukan, hal ini diharapkan menjadi skala prioritas bagi Pemerintah Daerah.
“Pokok-pokok pikiran ini sangat penting untuk memastikan apirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai kegiatan dapat terakomodir. Pemerintah Provinsi diharapkan dapat meningkatkan kontribusi secara maksimal kepada masyarakat, melalui berbagai program pelayanan yang bersifat wajib, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi dan sektor lainnya,” katanya.
Mariana juga mengatakan, DPRD Kalsel ingin infrastruktur dalam bidang pendidikan dan kesehatan seperti bangunan sekolah dan bangunan pelayanan kesehatan lainnya juga harus menjadi prioritas bersama.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, selaku pimpinan rapat meminta persetujuan kepada seluruh anggota dewan untuk menetapkan pokir DPRD menjadi keputusan DPRD. Keputusan ini kemudian diberi nomor 4 tahun 2024 tentang Pokok-Pokok Pikiran DPRD tahun 2025.
seluruh pokir DPRD yang telah disampaikan, DPRD Kalsel memahami realisasinya tentu dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah.
Program prioritas dari Provinsi Kalsel, serta apakah pokok-pokok pikiran ini juga menjadi bagian kewenangan dari provinsi.
“Harapan kawan-kawan dewan agar ini bisa terealisasi tentu sesuai dengan prioritas dan arah visi misinya gubernur,” tutupnya (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















