WADUH – Keluarga Korban Pembunuhan Mengamuk, Eh Tiga Terdakwa Melawan

- Penulis

Selasa, 12 Maret 2019 - 02:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Situasi saat itu tidak berlangsung lama, karena sigapnya petugas dari Kejakaaan Negeri maupun Kepolisian pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Senin (11/3).

Ketika itu, salah satu keluarga korban memukul salah satu dari tiga terdakwa yakni Taurat, atas perkara pembunuhan terhadap Al Fariz, warga Jalan Antasan Kecil Barat (AKB) Gang Mekar Sari Banjarmasin Tengah.

Tak terima temannya dipukul, dua terdakwa lainnya, Hendra alias Chandra Lukmanul Hakim alias Hendra Tele dan Hendra Gunawan alias Hendra Pisang melakukan perlawanan.

Sehingga keributan tak bisa dihindarkan dan membuat pengunjung PN Banjarmasin heboh.

Pemukulan terjadi ketika ketiga terdakwa berjalan di luar ruang sidang, usai dihadirkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dengan hakim ketua, Afandi Widarijanto.

Sampai detik ini rupanya keluarga korban tak dapat menerima kematian korban, setelah mengetahui dibunuh dengan cara sadis oleh ketiga terdakwa.

Dari keterangan Ahmad Fauzi dan Iwan (saudara sepupu terdakwa Taurat), yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ricky dan Adiyaksa Putera dalam sidang tersebut, korban juga sempat diseret para terdakwa.

Baca Juga :   MEMPERKUAT SINERGI Antarinstansi Penegak Hukum yang Solid

Saksi Ahmad Fauzi mengakui melihat kejadian pembunuhan tersebut.

“Kejadiannya di depan saya dan korban terluka di dada, tertikam tombak dua kali.

Terdakwa Hendra dan Taurat menikam korban daerah dada depan dan belakang,” ucapnya.

Setelah itu, datang lagi dua orang menggunakan motor yang disusul satu orang lagi hingga korban didatangi ke warnet, lalu ditarik ke luar oleh dua orang terdakwa.

Saksi lain yakni Iwan, kasir warnet mengatakan melihat adanya keributan dan teriakan di tempat kejadian. Kejadian malam hari sekitar pukul 20.30 WITA.

kasus pembunuhan ini terjadi di depan Warnet Gang Maluku Kelurahan Pasar Lama Banjarmasin Tengah, Kamis malam (27/9/2018), sekitar pukul 21.00 WITA.(ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca