3 OPM Ditembak Mati, 6 Mobil TNI-Polri Dibakar Massa!

- Penulis

Kamis, 18 Juli 2024 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil TNI/Polri dibakar massa di Puncak Jaya. [Foto: Istimewa]

Mobil TNI/Polri dibakar massa di Puncak Jaya. [Foto: Istimewa]

SuarIndonesia — Situasi di Puncak Jaya, Papua Tengah, memanas setelah tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditembak mati. Massa yang memprotes kemudian membakar enam unit kendaraan milik TNI-Polri.

Dilansir detikSulsel, Kamis (18/7/2024), Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengatakan peristiwa itu bermula saat jenazah tiga OPM yang ditembak mati dibawa ke RSUD Mulia, Distrik Mulia, pada Minggu (14/7/2024). Massa lalu melancarkan protes dan mengatakan para korban bukan anggota OPM.

“Pembakaran itu ada protes, itu kan karena ada protes dari warga,” kata Kuswara.

Polisi mengakui mundur saat massa membakar enam mobil TNI-Polri dan merusak satu unit kendaraan lainnya di Puncak Jaya, Papua Tengah. Polisi menyebut langkah itu dilakukan demi menghindari jatuhnya korban jiwa baik masyarakat maupun aparat.

“Kita daripada timbul korban masyarakat maupun aparat keamanan, kami aparat keamanan mundur sekalian mengamankan objek vital, terutama rumah sakit,” ujar Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara kepada detikNews, Kamis (18/7/2024).

Kuswara mengatakan pihaknya memahami kondisi massa yang gampang tersulut emosi. Dia menyinggung massa memprotes penembakan tiga anggota Operasi Papua Merdeka (OPM) yang menurut mereka merupakan warga sipil.

“Ini kan psikologis massa. Aparat keamanan pastinya ada, kami ada di situ dengan TNI lagi penyelesaian perkara. Kendaraan kan berjejer di depan. Pada saat mereka tidak puas, masyarakat ini yang menyerang aparat keamanan,” kata Kuswara.

“Kalau saat itu kami mempertahankan kendaraan, akan terjadi korban kembali, kan masalah jadi panjang. Masalahnya di sini masyarakat tidak sama dengan masyarakat kita yang ada di Jawa, Sumatera,” sambungnya.

Baca Juga :   ORANG UTAN 'Wak' Terusir Api Karhutla, Kabur ke Kebun Warga

Berawal dari 3 Anggota OPM Ditembak Mati

Kuswara juga membenarkan massa awalnya memprotes penembakan tiga anggota OPM di Kampung Karubate, Distrik Muara, Puncak Jaya, Selasa (16/7/2024). Massa lalu mendatangi tempat jenazah ketiga anggota OPM di RSUD Mulia, Distrik Mulia, Rabu (17/7/2024).

“Pembakaran itu ada protes, itu kan karena ada protes dari warga,” ujar AKBP Kuswara.

Menurut Kuswara, pihak TNI sendiri telah memberikan penjelasan dalam proses mediasi. Namun belakangan warga terprovokasi hingga melakukan pembakaran.

“Penyelesaian perkara sudah dijelaskan sama Pak Dandim sama Pak Danyon, karena mereka tidak puas sehingga mereka tersulut emosi sehingga terjadilah pembakaran kendaraan tersebut,” katanya.

Sementara itu, pihak TNI sebelumnya menjelaskan dua dari tujuh mobil yang dibakar dan dirusak itu merupakan mobil dinas milik Dandim, mobil dinas Wakapolres Puncak Jaya.

“Pemicunya saat dilaksanakan mediasi di RSUD Mulia oleh Forkopimda Puncak Jaya dengan pihak keluarga dan warga, terdapat aksi provokasi oleh sekelompok orang. Sehingga massa yang berkumpul ikut terprovokasi berbuat anarkis,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan kepada detikcom, Rabu (17/7/2024) malam. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca