SuarIndonesia.com – Hingga saat ini ada 21 orang calon jemaah haji yang wafat di Arab Saudi, dan dari data sementara itu merupakan catatan tertinggi dalam empat tahun terakhir.
“Dari evaluasi sampai saat ini ada 21 yang wafat, ini yang tertinggi di empat tahun terakhir.
Mudah-mudahan akan tidak semakin meningkat dan akan kami upayakan semaksimal mungkin,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Sakson dalam konferensi pers virtual, Selasa (6/6/2023).
Ia menjelaskan pada tahun ini, jumlah calon jemaah haji lanjut usia (lansia) juga paling banyak jika dibandingkan dengan keberangkatan dalam empat tahun sebelumnya.
“Pada tahun ini jumlah lansia mencapai 45,7 persen dari total jemaah haji. Beberapa penyakit yang sudah teridentifikasi antara lain adalah penyakit jantung, hipertensi yang paling banyak, kemudian diabetes dan penyakit paru-paru,” katanya lagi.
Dante mengatakan ada 1.917 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, hingga dokter spesialis yang disiapkan untuk menangani jemaah yang mengalami masalah kesehatan.
Menurutnya, di masa mendatang pemerintah akan menyiapkan psikolog atau psikiater sebagai tambahan dan penguatan tenaga medis.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan jemaah yang meninggal akan langsung dimakamkan di Arab Saudi.
“Sudah otomatis itu dimakamkan di sana. Kalau meninggal yang di Madinah, dimakamkan di Baqi, kalau yang meninggal di Mekkah itu di Ma’la. Sudah koordinasi itu otomatis,” ucap Dante. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















