10 WNA Tersangka Kasus Pencucian Uang-Penipuan Rp15 T di Singapura

- Penulis

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 00:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menyita uang tunai dan barang-barang mewah, dan mengeluarkan perintah larangan pembuangan ornamen dan mobil sebagai bagian dari penggerebekan. (Foto: SINGAPORE POLICE FORCE)

Polisi menyita uang tunai dan barang-barang mewah, dan mengeluarkan perintah larangan pembuangan ornamen dan mobil sebagai bagian dari penggerebekan. (Foto: SINGAPORE POLICE FORCE)

Suar Indonesia — Singapura melakukan penggerebekan di berbagai lokasi terkait kasus penipuan dan pencucian uang pekan lalu. Petugas juga menyita aset, barang, hingga uang US$1 miliar atau sekitar Rp15 triliun terkait kasus tersebut.

Pihak berwenang Singapura lalu mendakwa 10 orang dengan pasal pelanggaran pidana terkait kasus tersebut.

Menurut laporan The Straits Times yang dikutip CNNIndonesia, Jumat (18/8/2023) kesepuluh tersangka merupakan warga negara asing, siapa saja?

Warga Negara Asing (WNA), berusia antara 31 dan 44 tahun, ditangkap setelah penggerebekan oleh lebih dari 400 petugas. (Foto: SINGAPORE POLICE FORCE)

1. Su Hajin, merupakan warga negara Siprus. Ia pindah ke GCB dekat Holland Road pada 2021. Menurut salah satu sumber, di tahun itu sewa tempat ini mencapai SG$80.000 atau sekitar Rp902 juta per bulan. Sumber juga menerangkan Su Hajin menyewa unit di kondominium Silversea di Marine Parade sekitar 2017.

Dua tahun kemudian, Su dan keluarganya pindah ke Gramercy Park di Grange Road. Ia juga disebut terkait dengan pembelian setidaknya tiga unit properti. Polisi menangkap Su di sebuah bungalo, Ewart Park. Saat penangkapan berlangsung, ia dilaporkan mencoba melarikan diri.

2. Su Baolin, merupakan saudara Su Hajin. Ia merupakan pemegang saham perusahaan konstruksi Sentosa Project.
Polisi menangkap Baolin bungalo mewah di Jalan Nassim. Ia lantas didakwa menggunakan dokumen palsu untuk menipu Citibank.

Baolin juga merupakan direktur dan pemegang saham perusahaan peralatan listrik yang memproduksi AC, Sg-Gree. Ia menjabat posisi direktur sejak 1 Juni 2021, bersamaan saat Su Hajin ditunjuk sebagai pemegang saham perusahaan. Polisi menyita uang kas lebih dari SH$777 ribu atau sekitar Rp8,7 miliar, 33 tas dan jam mewah, 75 berlian dan item lain dari kediamannya.

3. Zhang Ruijin, adalah warga negara China. Zhang merupakan direktur perusahaan layanan konsultasi manajemen Golden Eagle Family Office.

4. Lin Baoying, merupakan pasangan dari Zhang, Baoying adalah pemegang saham Ban Tian Yao Catering Management dan Eagle 77.
Zhang diyakini memegang paspor Saint Kitts dan Navis, sedangkan Lin disebut memiliki paspor Republik Dominika dan Turki. Saat penggerebekan, polisi menyita lebih dari SG$7,6 juta atau sekitar Rp85 miliar.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Lebih Sabu Terbungkus Plastik Teh China

5. Su Jianfeng, berasal dari Vanuatu dan merupakan pemegang saham perusahaan distribusi, Ricco. Ia juga memiliki paspor asing yang diyakini dikeluarkan China. Saat penggerebekan, polisi menyita lebih dari SG$1,4 juta dan barang lain seperti 95 berlian, 69 tas dan jam mewah.

6. Chen Qingyuan, merupakan warga negara Kamboja. Ia disebut memiliki paspor asing yang dikeluarkan China dan Republik Dominika. Dia merupakan direktur di perusahaan yang menawarkan layanan dan cloud, HiCloud Technology.

7. Su Wenqiang,  merupakan warga negara Kamboja. Ia juga memiliki paspor asing yang diyakini dikeluarkan China.Polisi menangkap Su di GCB di Jalan Lewis di Bukit Timah. Mereka juga menyita barang-barang termasuk uang tunai lebih dari SG$600 ribu dan 11 buah perhiasan.

8. Wang Baosen, berkebangsaan China dan memiliki paspor dari Vanuatu.

9. Wang Dehai, merupakan warga negara Siprus yang memiliki paspor dari Kamboja dan China.

10. Vang Shuming, merupakan direktur dan pemegang saha, Zhuo Chi Technology.
Dia adalah warga negara Turki yang juga memiliki paspor Vanuatu dan China. Polisi menangkap Van di area Tanglin, tepatnya di 7B Bishopsgate. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam
PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur
KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR
PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi
“GANGSTER” Masuk Kampung, Polisi Amankan Situasi Wilayah Banjarmasin Timur
POLRI akan Miskinkan Pengoplos LPG dengan Pasal TPPU
TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam
TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi - Petugas haji menggunakan aplikasi Kawal Haji melalui ponsel di Kantor Daker Makkah, Makkah, Arab Saudi. (Foto: Antara/Citro Atmoko)

Nasional

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca