1.000 Bibit Bintaro untuk Reboisasi Hutan Tepi Jalan

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 22:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishut Kalsel menanam pohon bintaro di sepanjang pinggir jalan untuk reboisasi kawasan hutan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (13/6/2025). (Foto: ANTARA/HO-Dishut Kalsel)

Dishut Kalsel menanam pohon bintaro di sepanjang pinggir jalan untuk reboisasi kawasan hutan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (13/6/2025). (Foto: ANTARA/HO-Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) menanam sebanyak 1.000 bibit pohon bintaro (Cerbera manghas) untuk reboisasi kawasan hutan tepi jalan di kawasan perkantoran gubernur setempat.

“Bibit bintaro yang ditanam disepanjang jalan kawasan hutan bermanfaat bagi lingkungan, terutama membantu reboisasi hutan untuk penghijauan,” kata Kepala Bidang Pengendalian Daerah Aliran Sungai Rehabilitasi Hutan dan Lahan (BPDASRHL) Dishut Kalsel Alip Winarto di Banjarbaru, Jumat (13/6/2025).

Dia menyebutkan bibit pohon bintaro terkenal dengan kemampuan daun yang mampu menyerap CO2 secara maksimal, pohon ini merupakan salah satu pohon yang dapat memperbaiki kualitas udara di sekelilingnya.

“Tanaman ini memiliki ciri berpostur tinggi, sehingga cocok dijadikan sebagai tanaman pelindung maupun penghias di tepi jalan,” kata Winarto, dilansir dari AntaraNews.

Selain itu, Dishut Kalsel juga melakukan pemeliharaan sebanyak 500 batang pohon mahoni yang telah ditanam sejak 2022 di areal Forest City Banjarbaru.

Winarto mengatakan tanaman mahoni yang telah ditanam sejak tiga tahun lalu itu, telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan rata-rata tinggi mencapai 0,5-2 meter.

Baca Juga :   USAI SALAT SUBUH, Kaget Motor Raib dan Pelaku Diringkus

Menurut dia, tanaman mahoni itu telah beradaptasi dengan baik dan akan segera dilakukan perbanyakan pembibitan untuk kelestarian tanaman khususnya untuk menutupi lahan kritis di Kalimantan Selatan.

Winarto menjelaskan pohon mahoni yang memiliki nama ilmiah Swietenia Macrophylla tersebut, termasuk kelompok pohon besar dengan tinggi mencapai 35–40 meter dan diameter mencapai 125 sentimeter. Batang lurus berbentuk silindris dan tidak berbanir, kayunya sering digunakan untuk membuat perabotan dan konstruksi.

“Kami berharap aksi penanaman dan pemeliharaan pohon ini dapat menjaga dan melestarikan tanaman untuk lingkungan yang hijau di Kalimantan Selatan,” ujar Winarto menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost
BOCAH 8 Tahun Diterkam Buaya! Tim Basarnas Dikerahkan
SOROTI Kekurangan 1.140 Guru, DPRD Kalsel Desak Pergub Segera Diterbitkan
300 PEREMPUAN Divaksinasi HPV untuk Cegah Kanker Serviks
SPMB 2026: SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin Hanya 1 Siswa Baru
SEORANG PRIA Ditemukan Tergeletak Tubuh Membusuk
REMAJA yang Diterkam Buaya Ditemukan Tim SAR
SEMBILAN JABATAN STRATEGIS Resmi Diisi Pejabat Baru, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:35

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:34

SOROTI Kekurangan 1.140 Guru, DPRD Kalsel Desak Pergub Segera Diterbitkan

Senin, 13 Juli 2026 - 12:59

ASET TERSANGKA TAN Perkara Dugaan Korupsi Proyek Server Disdik Disegel Penyidik Kejari Banjarmasin

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:48

PIALA DUNIA 2026: Inggris dan Argentina Melaju ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:48

TANGISAN BAYI Perempuan Dalam Kantongan Plastik di Kolong Jembatan Gegerkan Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:45

KASUS Menyeret Nama Babeh Aldo, Begini Disikapi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:41

8 BESAR Piala Dunia 2026: Perancis Lolos ke Semifinal Singkirkan Maroko 2-0

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40

TERUNGKAP ! Seorang Mahasiswa yang Tabrak Lari Tewaskan Perempuan Petugas DLH Banjarmasin

Berita Terbaru

Tim SAR menyiapkan peralatan untuk melakukan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (14/7/2026). (Foto: HO-Tim SAR)

Kalsel

BOCAH 8 Tahun Diterkam Buaya! Tim Basarnas Dikerahkan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca