ZONASI DAMKAR di Banjarmasin Bergantung Tim Verifikasi, Belum Berjalan Sebagaimana Mestinya

- Penulis

Rabu, 12 Januari 2022 - 22:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemberlakuan zonasi penugasan yang bagi relawan pemadam kebakaran (damkar) di Kota Banjarmasin diakui memang belum berjalan sebagaimana mestinya.

Ketua Balakar Balakar 654 Kota Banjarmasin, Faisal Hariyadi menjelaskan, bahwa kondisi tersebut dikarenakan masih banyaknya unit BPK/PMK yang masih belum terdata dan terverifikasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Benar saja, dari 600 lebih unit relawan BPK/PMK yang ada di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini, baru tercatat 280 yang terdaftar di aplikasi e-damkar.banjarmasin.go.id.

Sehingga, proses sosialisasi tentang pembahian zonasi yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2008 tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran belum bisa dijalankan secara maksimal.

“Makanya kita mengapresiasi langkah Pemko Banjarmasin untuk membentuk Dinas Damkar dan Penyelamatan sebagai wadah untuk membina dan mengayomi seluruh relawan damkar di Banjarmasin,” ucapnya.

Selain itu, menurutnya penerapan zonasi yang dimaksud itu juga berpengaruh dengan klasifikasi dalam pembagian wilayah penugasan para relawan damkar. Dan itu dijalankan oleh verifikasi dari Dinas Damkar dan Penyelamatan tersebut.

Baca Juga :

DAMKAR Batola akan Diperjuangkan Dananya Melalui CSR Perusahaan

“Pada saat dinas sudah terbentuk, kami harapkan bisa lebih terarah. Karena pada saat mereka melakukan verifikasi, mereka ini bisa diketahui masuk dalam kelompok tingkat kota, kecamatan atau tingkat kelurahan,” jelasnya.

Di sisi lain, dirinya berharap agar para relawan pemadam kebakaran di seluruh wilayah Kota Banjarmasin agar tetap menjaga komunikasi antar sesama relawan.

Pasalnya, ia menilai komunikasi antar BPK/PMK sekarang ini masih sangat minim lantaran ada sebagian unit BPK/PMK yang selama ini beroperasi masih tidak dilengkapi dengan alat komunikasi yang layak di mobil.

Baca Juga :   KPU Tetap Gunakan Surat Suara Bergambar 2 Paslon di Pilkada Banjarbaru

“Sehingga pada saat mendatangi lokasi kebakaran, mereka tidak tahu perkembangan kondisi di lapangan. Apakah kobaran api ini sudah mampu dijinakkan atau belum,” imbuhnya.

Kemudian, terkait pengawasan di jalan raya menurutnya juga banyak dikeluhkan oleh relawan damkar.

“Kita harap komunikasi yang intens terus terjalin antar lintas sektoral. Sehingga apabila terjadi kebakaran aparat pengatur lalu lintas bisa lebih aktif dalam hal melakukan pengamanan jalan raya. Terutama di perempatan jalan raya yang rawan terjadi kecelakaan,” Tuntasnya.

Sebelumnya, dalam pertemuan yang digelar oleh Pemko Banjarmasin bersama pihak kepolisian dengan perwakilan BPK/PMK se Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai pada Selasa (11/1/2022) kemarin juga dibahas soal kelayakan armada, sarana prasarana, kompetensi, dan driver (sopir).

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menilai, bahwa pertemuan itu lantaran cara mengemudikan mobil damkar tidak sama dengan mobil umum.

“Para driver damkar memiliki pin khusus yang diketahui kelayakan sertifikasi untuk mengemudikan mobil damkar,”kata Ibnu Sina.

“Karenanya, pemerintah kota hahya bisa berharap agar masing-masing BPK/PMK bisa membina anggotanya,” tuturnya.

Kendati demikian, di mata Ibnu Sina, keberadaan BPK/PMK di Banjarmasin sangat membantu masyarakat, karena tujuan mulianya itu. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca