WASPADA! Ada Penipuan Bermodus Bansos di Banjarmasin

Bagikan :
WASPADA! Ada Penipuan Bermodus Bansos di Banjarmasin

SuarIndonesia – Belakangan, di Kota Banjarmasin terungkap adanya penipuan bermodus membantu untuk mendapatkan program bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah.

Alhasil, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin meminta setiap warga agar berhati-hati dengan oknum penipu yang memakai modus tersebut untuk mengambil keuntungan.

Warga pun mesti mewaspadai adanya modus penipuan, yang membawa nama Pemerintah dengan iming-iming bisa meloloskan dan mendapatkan program bansos.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto pun membenarkan temuan tersebut.

“Modus penipuan itu terindikasi berdasarkan laporan dari petugas lapangan. Khususnya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH),” ucapnya saat dikonfirmasi awak media belum lama tadi.

Menurutnya, ada warga yang didatangi oleh orang atau oknum, dengan memberikan iming-iming didaftarkan masuk program bansos.

Selain memberi iming-iming tersebut, warga yang didatangi justru diminta untuk membayar sejumlah uang yang nominalnya beragam. Dari Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

Berdasarkan informasi yang beredar, orang atau oknum yang bersangkutan sudah beraksi di dua kelurahan, yakni Kelurahan Pengambangan dan Pekapuran Raya.

“Info yang kami dapatkan, orang yang melakukan itu sama. Dan sepertinya, yang disasar adalah warga yang belum mendapatkan bantuan. Ditawari untuk didaftarkan, namun diminta membayarkan sejumlah uang,” jelasnya.

Kendati ada indikasi itu, syukurnya, hingga kini menurut Iwan belum ada laporan warga yang menjadi korban dari aksi oknum yang dimaksud.

Untuk itu, ia pun mengimbau agar masyarakat jangan pernah percaya bila ada orang atau oknum yang menawarkan seperti hal di atas.

“Kalau memang merasa berhak mendapatkan bantuan, silahkan langsung menghubungi atau mendatang Ketua RT. Tidak perlu membayar. Nantinya, akan kami verifikasi dan sebagainya,” jelasnya.

Iwan menambahkan, warga yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan, selain melalui Ketua RT juga akan diusulkan lagi melalui musyawarah kelurahan.

“Saat ini, musyawarah di kelurahan juga sudah dimulai. Jadi, masing-masing warga yang merasa perlu mendapatkan bantuan, bisa langsung melaporkan diri ke Ketua RT atau mengisi aplikasi yang disediakan Kemensos RI,” imbaunya.

Lantas, bagaimana langkah yang diambil Dinsos dalam menanggulangi kondisi ini?

Terkait hal itu, Iwan mengaku bahwa pihaknya dengan adanya aktivitas yang mengindikasikan terjadinya penipuan itu, pihaknya pun masih melakukan penelusuran sekaligus mencari bukti-bukti.

“Kami juga masih mencari oknum yang dimaksud. Apabila nanti kami menemukan ada bukti-bukti, tentu akan kami laporkan ke aparat hukum,” tandasnya. (SU)

 204 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!