Suarindonesia – Sejumlah warga dari Gang Haidar RT 06 dan 07, Jalan Pangeran Samudera, Kelurahan Kertak Baru Ulu (KBU) Banjarmasin Tengah mengadukan adanya pohon beringin berhantu berumur ratusan tahun kerap mengganggu aktivitas warga sekitar dengan berbagai gangguan mistis.
Kasubbag Pegelolaan Pengaduan Lapor Baiman, Bagian Humpro Setdako Banjarmasin, Novri Gita SE, MAP membeberkan dalam sosialisasi lapor di Kelurahan KBU terdapat aduan masyarakat soal pohon berhantu yang berdiri tegak di kota Baiman yang dianggap masyarakat sangat mengganggu.
“Ada laporan masuk ke kita saat sosialisasi tadi pagi bahwa ada pohon berhantu yang tidak bisa dipotong oleh masyarakat,” ujarnya Nopri kepada awak media,Kamis (25/7).

Novri membeberkan sesuai dengan informasi yang dihimpunnya dari laporan tersebut, beberapa kali warga sudah berupaya untuk menebang pohon tersebut karena dirasa sudah menjuntai ke pemukiman milik warga sekitar.
“Katanya ada ranting ranting yang menutupi toko dan pemukiman warga di sana. Saat warga ingin memotong selalu diganggu dengan suara suara mistis dan saat malam hari tak sedikit warga yang melihat penampakan,” ucap Novri.
Sementara itu awak media langsung berupaya terjun ke lokasi, alhasil mendapatkan informasi dari beberapa orang narasumber yang terdiri dari Ketua RT 06 dan 07,
Ketua RT 06, Bambang berharap pihak Pemerintah Kota setelah dilakukan pelaporan dapat membantu menangani pohon tersebut berupa pemotongan karena warga sudah tidak sanggup lagi berupaya memotong pohon beringin besar itu.
Ketua RT 07, Yurna menyebut pernah berupaya secara gotong royong memotong pohon tersebut, akan tetapi setelah melakukan gotong royong tiba-tiba seketika jatuh sakit para masyarakat yang terlibat.
“Oleh karenanya, kita minta bantuan pemerintah untuk membantu memotong pohon beringin ini,” katanya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















