SuarIndonesia – Pesawat yang membawa Wapres (Wakil Presiden) RI, Gibran Rakabuming Raka, bedarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Minggu (14/6/2025).
Kemudian Wapres berkunjung ke Pasar Rakyat di Kabupaten Tabalong .
Kehadiran Gibran mendapat pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan dukungan penuh dari jajaran TNI dan Polri di Kalsel.
Meskipun pengamanan cukup ketat, suasana tetap hangat dan penuh antusiasme dari masyarakat.
Kunjungan menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk tetap hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memantau langsung kondisi ekonomi rakyat dan memperkuat hubungan antara pusat dan daerah.
Kunjungan Wapres Gibran ke Tabalong merupakan salah satu rangkaian kegiatan setelah melakukan kunjungan ke Dusun Muara Kate, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Sabtu (13/6/2025).
Wapres Gibran didampingi Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani serta disambut antusias para pedagang serta pengunjung pasar.
Wapres berdialog dengan sejumlah pedagang serta warga yang tengah berbelanja.
Diketahui, Pasar Rakyat Tabalong pernah menjadi lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo saat peresmian Jalan Nan Sarunai pada 17 Maret 2023.
Dan dengan kedatangan sang putra sulung Presiden Jokowi, menambah kesan tersendiri bagi warga setempat.
Kehadiran Gibran di pasar juga dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi para pedagang terkait kondisi ekonomi dan perkembangan pasar rakyat di daerah tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meningkatkan kualitas infrastruktur pasar sebagai penopang perekonomian rakyat.
Setelah kunjungan singkat di Pasar Bauntung, Wapres dijadwalkan bertolak dari Bandara Udara Warukin, Tabalong, balik menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor, sekitar pukul 10.00 WITA untuk melanjutkan agenda kenegaraannya.
Di sini, Gibran batal meresmikan workshop alat berat di Jalan Nan Sarunai Kecamatan Murung Pudak karena harus kembali ke Jakarta usai kunjungan ke Pasar Rakyat setempat.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong Hadi Ismanto mengatakan pembatalan baru diterima dari bagian protokol Pemkab Tabalong padahal semua peserta dan pejabat sudah hadir di lokasi acara.
“Beberapa hari sebelumnya memang sudah ni dijadwalkan peresmian workshop oleh Wapres bersamaan kunjungan ke Tabalong,” ucapnya.
Peserta pelatihan yang hadir di lokasi acara juga merasa kecewa karena batal Wapres ke lokasi pelatihan milik Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong tersebut.
Workshop alat berat akan segera dioperasikan karena telah dilengkapi alat berat mulai dari dump truck untuk kelas 10 hingga 12 ton, wheelloader untuk kapasitas 3,5 hingga 5 kubik, forklift hingga ekskavator kelas 20 ton. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















