Walikota Ingin Manfaatkan Lahan Hibah untuk Rusun dan RTH

Walikota Ingin Manfaatkan Lahan Hibah untuk Rusun dan RTH

Suarindonesia – Pemko Banjarmasin yang mendapatkan hibah tanah seluas 7 hektare setelah sebelumnya harus menunggu proses lama dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin diharapkan dibangun Rusun dan RTH.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menerima langsung Berita Acara hibah tanah yang diberikan Balai Karantina Pertanian, di rumah dinas walikota Komplek Dharma Praja, Jumat (24/5).

Menurut mantan anggota DPRD Kalsel ini bahwa penyerahan tanah hibah tersebut dilakukan pada hari Minggu oleh Kementerian Pertanian yang bertandang ke Banjarmasin.

“Penyerahannya hari Minggu ini. Sekaligus peresmian ekspor perdana plywood di PT Basirih,” ucap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada wartawan.

Politisi PKS ini juga mengatakan, lahan yang akan dihibahkan itu seluas kurang lebih 7 hektare, dengan nilai Rp16, 7 miliar lebih.

Jadi Pemko memang sengaja meminta proses penghibahan ke Balai Pertanian, karena lahan tersebut sempat terbengkalai.
“Memang ada komunikasi, karena juga lahan utu sempat terbengkalai, sehingga lahan itu dihibahkan ke pemko,” ungkapnya.

Menyinggung, rencananya tanah hibah tersebut yang akan digunakan untuk membangun rusunawa. Lokasinya kawasan Banjarmasin Barat di jalan Sutoyo S.

” Lokasinya persis di samping RS. TPT, dan tanahnya cukup luas untuk rusunawa,” katanya.

Ibnu mengatakan, dengan dihibahkan lahan tersebut maka, sudah tak ada lagi kendala untuk pengajuan permohonan pembangunan Rusunawa ke Kementerian PUPR.

“Dengan dilakukannya hibah ini, tahun depan semoga satu unit Rusunawa bisa dianggarkan di Kementerian PUPR,” imbuhnya.

Ke depan lanjut Ibnu, selain untuk pembangunan Rusunawa, pemko juga berencana membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sana. (SU)

 272 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: